Pertolongan Pertama Penyakit Ayan

Pertolongan pertama penyakit ayan yang dapat diberikan adalah dengan melonggarkan semua pakaian yang dikenakan penderita. Penyakiit epilepsi atau ayan adalah merupakan gejala kompleks dari banyak gangguan fungsi otak yang dikarakteristikan oleh kejang berulang. Kejang merupakan akibat dari pembebasan listrik yang tidak terkontrol dari sel saraf korteks serebral yang ditandai dengan serangan tiba-tiba , terjadi gangguan kesadaran ringan, aktivitas motorik, dan gangguan fenomena sensori. Epilepsi adalah sindroma otak kronis dengan berbagai macam etiologi dengan ciri-ciri timbulnya serangan paroksismal dan berkala akibat lepas muatan listrik neuron-neuron otak secara berlebihan dengan berbagai manifestasi klinik dan labaratorik.

Pertolongan Pertama Penyakit Ayan

Melihat seseorang mendapat serangan epilepsi, apalahi jika ini adalah pengalaman pertama anda, adalah pengalaman yang cukup menegangkan. Namun, epileptik tidak akan membahayakan anda.

10 langkah pertolongan pertama penyakit ayan atau epilepsi yang dapat anda lakukan adalah:

  1. Jika anda mendapati teman, saudara, atau penderita penyakit epilepsi lain berusahalan untuk tidak panik dan tetap tenang agar anda dapat berfikir dengan cepat apa yang harus anda lakukan untuk menolong penderita.
  2. Perhatikanlah sekeliling anda. Apakah orang itu berada di tempat yang berbahaya atau tidak, misalnya penderita mengalami serangan gejala epilepsi di dekat api, kolam atau tangga? Jika kambuhan terjadi si tempat yang tidak berbahaya, maka jangan pindah mereka. Cukup anda memindahkan benda-benda dari sekitar penderita yang menurut anda itu berbahaya baik untuk penderita maupun untuk orang disekitar penderita, misalnya meja dan lemari agar tidak jatuh menimpa penderita jika tertabrak.
  3. Pertolongan Pertama Penyakit Ayan adalah dengan mencatat lamanya serangan yang dialami penderita. Jika serangan berlangsung selama 5 menit tanpa berhenti, segera panggil ambulans atau siapkan kendaraan untuk mengantarnya ke rumah sakit. Agar penderita mendapatkan pertolongan yang tepat untuk pengobatan penyakit ayan yang dialami.
  4. Temani penderita saat terjadi kambuhan merupakan salah sat8u pertolingan pertama penyakit ayan yang mudah. Jika mereka tidak ambruk, tapi terlihat kosong atau bingung, tuntun mereka menjauh dari bahaya apapun yang ada disekitar. Berbicaralah dengan tenang agar penderita tidak kaget mendengar suara anda.
  5. Jika penderita penyakit epilepsi atau ayan ambruk saat mengalami serangan, letakkan sesuatu yang lembut dibelakang kepala penderita. Misalnya: bantal atau baju.
  6. Pertolongan pertama penyakit ayan yang lainnya yang dapat anda lakukan adalah jangan pernah berusaha untuk menahan gerakan kejang yang terjadi pada penderita penyakit ayan. Apabila anda menahan gerakan penderita justru dapat melukai penderita itu sendiri.
  7. Jangan masukkan benda atau alat apapun ke mulut mereka. Mereka tidak akan mengigit lidah, anda jangan kawatir. Justru dengan anda memasukkan benda atau jari anda kedalam mulut penderita akan melukai jari anda dan akan membuat penderita muntah.
  8. Periksa kembali waktu penderita mengalami serangan. Jika kejang berlangsung lebih dari 5 menit, panggil ambulans.
  9. Sesudah kejang berhenti, letakkan mereka di posisi pemulihan dan periksa apakah pernafasan mereka kembali normal. Periksa mulut mereka untuk memastikan tidak ada benda yang menghalangi saluran pernafasan, misalnya makanan atau gigi palsu. Jika mereka sulit bernafas, segera panggil ambulans.
  10. Tetap bersama mereka hingga mereka benar-benar pulih. Jika mereka terluka atau mendapat serangan lanjutan, pertolongan pertama penyakit ayan yang dapat anda lakukan hanyalah sesegera mungkin panggil ambulans.

Selain menggunakan cara diatas pertolongan pertama penyakit ayan yang dapat anda lakukan adalah dengan melakukan pengobatan. Pengobatan yang dilakukan bukan hanya untuk pertolongan namun juga dapat digunakan untuk pencegahan terjadinya kambuhan.

Pengobatan Penyakit ayan

Pengobatan penyakit ayan ini dapat dilakukan dengan pemberian obat antikonvulsan dengan kemungkinan yang diberikan selama seumur hidup penderita penyakit epilepsi. Terdapat beberapa jenis obat yang dapat anda gunakan untuk penderita penyakit epilepsi ini seperti fenitoin, carbamazepin, valproat yang memberikan pengaruh yang sama pada kejang fokal dan yang umum. Semua kegiatan atau pertolongan penyakit ayan yang anda lakukan untuk penderita ini mungkin akan selalu memberikan efek samping. Misalnya efek samping yang didapat akibat dari konsumsi obat antikonvulsan yang merugikan berhubungan dengan tingkat dosis yang diberikan oleh dokter dan sifat dari obat tersebut yang ringan.

Setelah anda selesai memberikan pertolongan pertama penyakit ayan yang sudah dijelaskan diatas, anda dapat memberikan obat untuk penyakit epilepsi tradisional yang dapat anda buat dirumah. Anda dapat memanfaankan khasiat daun meniran yang dapat anda ambil untuk pengobatan dan pencegahan penyakit ayan atau epilepsi. Kandungan yang terdapat dalam tanaman meniran ini seperti hyllanthin, hypophyllanthin, niranthin, nirtetrali, nirurin, nirurinetin, norsecurinine, phyllanthenol, phyllnirurin, phylltetrin, dan masi banyak lagi.

Cara pengolahan dari tanaman ini adalah merebus ¾ genggam daun meniran dengan 3 gelas air bersih. Tunggu hingga rebusan mendidih dan surut menjadi ¾ nya. Angkat ramuan tersebut dan diamkan hingga dingin.  Setelah dingin tambahkan madu secukupnya sesuai dengan selera anda lalu anda dapat meminum ramuan daun meniran ini secara rutin. Lakukan konsumsi ramuan ini 3 kali sehari selama anda masih merasakan keluhan mengenai penyakit epileis yang anda derita. Selain untuk penyakit epilepsi ternyata tanaman meniran ini juga memiliki khasiat lain yang dapat menyembuhkan penyakit seperti penyakit kulit dan asam urat yang tinggi.

Pertolongan Pertama Penyakit Ayan


=====================================

>>> Kapsul Herbal Obat Epilepsi Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Ayan and tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *