Penyebab Penyakit Ayan Epilepsi Anak

Penyebab Penyakit Ayan Epilepsi anak yang terjadi pada seorang menderita penyakit ayan jika secara berulang mengalami serangan, baik hanya berupa hilangnya kesadaran sejenak atau juga adanya kejang-kejang sekujur tubuh atau sebagian, atau kejang di sekelompok otot saja, atau hanya kesemutan, atau kelumpuhan sejenak atau hanya gerakan bola mata yang abnormal karena melirik ke salah satu sisi secara berirama, atau mungkin hanya perasaan mual, mulas melilit sejenak. Semua ini termasuk ayan atau epilepsi.

Penyakit ayan tergolong penyakit yang dapat menyerang semua umur. Biasanya sudah terlihat sejak penderita masih anak-anak atau setelah penderita beranjak dewasa. Pada beberapa kasus penyakit ayan yang baru muncul adalah setelah dewasa perlu perhatian karena memerluka pemeriksaan yang seksama untuk melihat rongga kepala (otak).

Penyakit ayan bukan penyakit menular. Faktor keturunan turut ambil bagian. Jika kedua orangtua mengidap ayan, anak-anaknya 25 persen berkemungkinan terkena ayan. Terutama untuk jenis ayan yang kehilangan kesadaran sejenak atau bengong (petit mal).
Jika hanya ibu atau ayah yang mengidap ayan, kemungkinan anak terkena hanya 8 persen. Kemungkinan terkenan ayan umum (grand mal) bagi seluruh penduduk berkisar diantara 0,5 persen. Berarti, ada sekitar 800.000 penderita ayan dari 160 juta penduduk Indonesia pada 1986. Sekarang kejadian ayan tentu lebih banyak lagi.

Gejala Penyakit Epilepsi

Berikut beberapa gejala klinis yang mungkin akan terjadi pada penderita penyakit epilepsi sepeti :

  • Gejala kejang yang spesifik, tergantung dari jenis kejang yang dialami oleh penderita penyakit epilepsi. Jenis kejang pada setiap pasien sangat berfariasi, namun cenderung memiliki kesamaan.
  • Somatosensori atau motor fokal yang terjadi pada kejang kompleks parsial yang dialami oleh penderita penyakit ayan.
  • Kejang tonik-klonik yang pada umunya mempunyai episode kejang yang lama, dan penderita akan mengalami kehilangan kesadaran.
  • Penderita mengalami kejang absens yang mempunyai efek ringan dengan gangguan kesadaran yang cukup singkat.

 Penyebab Penyakit Ayan Epilepsi Anak

Penyebab dari penyakit epilepsi yang anda derita dapat dilihat tergantung dari golongan epilepsi itu sendiri. Golongan epilepsi primer atau penyakit epilepsi yang penyebabnya tidak dapat ditemukan sampai sekarang. Golongan epilepsi sekunder atau penyakit epilepsi yang penyebabnya sudah diketahui seperti :

  • Adanya kelainan yang terjadi pada ibu yang sedang mengandung anaknya.
  • Mengalami cidera pada kepala atau otak yang menjadi Penyebab Penyakit Ayan Epilepsi Anak yang harus dicegah
  • Mengidap penyakit yang dapat penyebabkan mungulnya gejala epilepsi seperti stroke dan tumor

Pencegahan Penyebab Penyakit Ayan Epilepsi Anak

Penyebab dari penyakit ini dapat dicegah dengan cara:

  • Cedera yang terjadi pada kepala penderita yang menjadi salah satu penyebab utama dari penyakit epilepsi ini yang dapat dicegah. Tidakan pencegahan yang aman yang dapat anda lakukan yaitu tidak hanya dapat hidup dengan aman, namun juga dapat mengembangkan pencegahan penyakit epilepsi akibat dari cedera kepala yang dialami.
  • Untuk mengidentifikasi anak dengan adanya gangguan kejang pada usia dini, pencegahan kejang yang dapat dilakukan dengan menggunakan obat-obatan antikonvulsan secara bijaksana dan memodifikasi daya hidup penderita yang merupakan bagian dari rendara pencegaha tersebut.
  • Infeksi yang terjadi saat penderita masih anak-anak yang harus dikontrol dengan vaksinasi yang benar. Apabila anda termasuk dalam salah satu orang tua yang memiliki anak yang menderita penyakit epilepsi atau pernah mengalami kejang-kejang demam maka anak harus diinstruksikan pada metode untuk mengontrol demam dengan mengompres dingin atau memberi obat anti peuretik.

Cara Kerja Terapi Penyakit Epilepsi

Terapi epilepsi berguna untuk mengurangi Penyebab Penyakit Ayan Epilepsi Anak. Terapi yang dilakukan untuk proses penyembuhan penyakit epilepsi ini dapat dimulai dengan monoterapi, terapi penyakit epilepsi yaitu memberikan 1 jenis OAE pilihan sesuai dengan jenis bangkitan yang dialami oleh penderita atau sesuai dengan jenis sindrom epilepsi yang dialami oleh penderita. Dimulai dari dosis rendah dan akan dinaikkan secara bertahap hingga dosis efektif tercapai atau timbul efek samping. Bila dengan penggunaan dosis yang sudah maksimum obat pertama tidak dapat mengontrol terjadinya bangkitan dari penderita penyakit epilepsi ini, maka dokter akan menambahkan OAE kedua. Bila OAE kedua tadi telah mencapai kadar terapi penyakit yang dijalani, OAE pertama akan diturunkan secara bertahap dan perlahan-lahan. Penambahan obat ketiga akan diberikan pada penderita penyakit ayan atau epilepsi bila terbukti serangan bangkitan tidak dapat diatasi dengan penggunaan dosis yang maksimal pada terapi pengobatan kedua OAE pertama tadi.

Salah satu jenis terapi yang dapat anda gunakan untuk mengatasi Penyebab Penyakit Ayan Epilepsi Anakyang timbul pada diri anda adalah dengan terapi diet katogenik. Diet ini baik dilakukan untuk penderita penyakit epilepsi karena menggunakan kandungan tinggi lemak dan rendahnya karbohidrat dan protein sehingga memicu keadaan ketosis. Melalui diet ini menggunakan lemak sebagai sumber energi dan keton terakumulasi di dalam otak sehingga menjadi tinggi kadar ketosisnya. Keadaan ketosis yang dihasilkan dari dien katogenik ini dipercaya dapat menghasilkan efek yang baik untuk penyakit epilepsi yaitu efek antikonvulsai yang berguna untuk mengurangi simptom epilepsi dengan mengurangi frekuansi dan derajat kejang yang termasuk Penyebab Penyakit Ayan Epilepsi Anak.

Penyebab Penyakit Ayan Epilepsi Anak


=====================================

>>> Kapsul Herbal Obat Epilepsi Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Ayan and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *