Pengobatan Penyakit Ayan

Pengobatan penyakit ayan dapat anda lakukan dengan menggunakan obat antikonvulsan. Penyakit ayan atau epilepsi terkadang dapat kambuh di saat yang tidak bisa diprediksi. Penyakit syaraf ini termasuk penyakit syaraf menahun. Meski termasuk penyakit syaraf menahun, bukan berarti tidak bisa diobati. Penanganan yang tepat adalah mengembalikan fungsi sel otak sebagaimana mestinya.  Sampai saat ini belum ada obat, serum, maupun vaksin yang dapat menyembuhkan penyakit epilepsi ini secara medis.

Gejala yang biasa ditimbulkan jika akan mengalami serangan adalah kepala pusing, pendengaran tidak sempurna, pandangan kabur menjadi kunang-kunang, jatuh secara tiba-tiba disertai dengan jeritan, kejang-kejang dan kadang pasien suka menggigit lidahnya.

Penyebab Penyakit Epilepsi

Penyebab dari penyakit epilepsi atau ayan itu sendiri adalah dikarenakan kelainnan saraf yang terjadi di otak, misalnya sewaktu proses kelahiran, faktor penyakit tumor otak, faktor penyakit berbahaya lainnya, dll. Kejang yang terjadi pada penderita penyakit ayan atau epilepsi ini disebabkan oleh banyak faktor, faktor tersebut meliputi penyakit serebrovaskuler (stroke iskemik atau stroke hemoragi), gangguan neurodegeneratif, tumor, trauma kepala, gangguan metabolik, dan infeksi SSP (sistem saraf pusat). Beberapa faktor lainnya adalah gangguan tidur, stimulasi sensori atau emosi (stres) akan memicu terjadinya kejang. Perubahan hormon, seperti pada wanita yang sedang mengalami menstruasi, puberitas, atau kehamilan juga dapat menjadi salah satu faktor yang mampu meningkatkan frekuensi terjadinya kejang pada penderita penyakit apilepsi. Penggunaan obat ayan yang menginduksi terjadinya kejang seperti teofilin, fenotiazin dosis tinggi, antidepresan (terutama maprotilin atau bupropion), dan kebiasaan minum alkohol dapat meningkatkan resiko kejang.

Namun dalam pengobatan penyakit ayan atau epilepsi terdapat 4 jenis pengobatan yakni :

  • yang paling umum adalah pemberian obat anti-epilepsi, kemudian dioperasi (eksisi fokus eliptikus),
  • terapi untuk menghilangkan faktor-faktor penyebab penyakit epilepsi dan regulasi aktivitas fisik dan mental dengan tidak stres dan terlalu lelah.
  • Untuk obat-obatan anti-epilepsi sebagai Pengobatan Penyakit Ayansejauh ini memang bisa mengandalkan kadar terjadinya kejang pada penderita penyakit epilepsi. Namun pengobatan penggunaan obat anti-epilepsi tersebut haruslah sesuai saran dokter. Sebagai catatan ketika memang sudah disarankan untuk mengonsumsi obat anti-epilepsi maka tidak boleh sembarangan mengehntikannya karena malah menyebabkan peningkatan penyakit epilepsi.
  • Sebaiknya untuk penderita ayan atau epilepsi tidak diperbolehkan mengonsumsi otak, jeroan, lemak dan telur.

Pengobatan penyakit epilepsi dengan memberikan obat antiepilepsi mungkin akan membantu anda untuk meringankan gejala yang dialami. Beberapa jenis obat antikonvulsan yang mungkin dapat diberikan adalah :

  • Fenitoin yang merupakan salah satu obat antikonvulsan yang digunakan untuk Pengobatan Penyakit Ayan dan merupakan pilihan pertama yang digunakan untuk kejang-kejang yang terjadi pada penderita penyakit ayan yang umum, kejang tersebut seperti kejang tonik-klonik, dan pencegahan kejang pada pasien trauma kepala/bedah saraf. Efek samping yang mungkin timbul akibat dari penggunaan obat feniton ini adalah depresi pada SSP, sehingga akan mengakibatkan tubuh menjadi lemah, kelelahan, gangguan penglihatan (penglihatan berganda), disfungsi korteks dan efek yang paling umum adalah mengantuk. Pemberian fenitoin dosis tinggi dapat menyebabkan gangguan keseimbangan tubuh dan nystagmus. Salah satu efek samping kronis yang mungkin terjadi adalah gingival hyperplasia (pembesaran pada gusi). Menjaga kebersihan rongga mulut dapat mengurangi resiko terjadinya penyakit gingival hyperplasia. Dosis awal dari penggunaan obat antikonvulsan fenitoin ini adalah 5 mg/kg/hari dan untuk dosis pemeliharaan 20 mg/kg/hari tiap 6  jam
  • Karbamazepin secara kimia merupakan golongan antidepresan trisiklik. Karbamazepin ini digunakan sebagai pilihan pertama pada terapi kejang parsial dan tonik-klonik. Obat antikonvulsan karbamazepin menghambat kanal Na+, yang mengakibatkan influk (pemasukan) ion Na+ kedalam membran sel berkurang dan dapat menghambat terjadinya potensial aksi oleh depolarisasi terus-menerus pada neuron. Dosis yang digunakan untuk pengobatan penyakit ayan dengan obat ini pada anak  dengan usia kurang dari 6 tahun adalah 10-20 mg/kg 3 kali sehari, anak usia 6-12 tahun untuk dosis awal adalah 200 mg 2 kali sehari dan untuk dosis pemeliharaan adalah 400-800 mg. Sedangkan pada anak usia lebih dari 12 tahun dan dewasa adalah 400 mg 2 kali sehari. Efek samping yang mungkin atau bahkan sering terjadi pada penggunaan obat karbamazepin ini adalah gangguan penglihatan (penglihatan berganda), pusing, lemah, mengantuk, mual, goyah (tidak dapat berdiri tegak) dan Hyponatremia. Resiko terjadinya efek samping tersebut akan meningkat seiring dengan peningkatan usia.

Pengobatan penyakit ayan ini juga dapat dilakukan dengan obat atau ramuan tradisional salah satunya dengan mengguanakan pegagan yang sering tumbuh sebagai tanaman liar di perkebunan, ladang, dan tempat lainnya.

Cara penbuatan ramuan dari bahan pegagan ini tidaklah sulit. Ambil 1/3 genggam daun pegagan, ¼ genggang daun seruni putih, 1/5 genggam daun poko, ¼ genggam daun sembung manis, ¼ genggam daun jinten, dua jari kuli kina, campurkan semua bahan dan cuci hingga bersih. Rebus dengan 5 gelas air bersih dan tunggu sampai rebusan mendidih hingga airnya surut menjadi setengahnya. Jangan lupa saat proses perebusan tambahkan tiga ruas jari gula enau. Setelah matang angkat ramuan dan biarkan hingga dingin. Saring ramuan tersebut dan siap untuk dikonsumsi. Anda dapat menggunakan ramuan ini untuk pengobatan penyakit ayan yang anda derita hingga sembuh. Meskipun dengan pengobatan ini tidak menyembuhkan secara total setidaknya dapat mengurangi resiko kambuhan yang anda alami.

Pengobatan Penyakit Ayan


=====================================

>>> Kapsul Herbal Obat Epilepsi Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Ayan and tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>