Obat Penyakit Epilepsi

Obat Penyakit Epilepsi

Obat Penyakit Epilepsi

Obat herbal menjadi salah satu Obat Penyakit Epilepsi. Definisi epilepsi yang benar adalah lepas muatan listrik yang berlebihan dan mendadak, sehingga penerimaan serta pengiriman impuls dalam/ dari otak ke bagian-bagian lain dalam tubuh terganggu.

Penyebab Sakit Epilepsi

Penyebab epilepsi antara lain :

Faktor genetik/ turunan (meski relatif kecil antara 5-10% kelainan pada menjelang-sesudah persalinan, cedera kepala, radang selaput otak, tumor otak, kelainan pembuluh darah otak, adanya genangan darah/ nanah di otak atau pernah mengalami operasi otak. Selain itu, setiap penyakit atau kelainan yang mengganggu fungsi otak dapat pula menyebabkan kejang. Bisa berakibat trauma lahir, taruma kepala, tumor otak, radang otak, penarahan di otak, hipoksia (kekurangan oksigen dalam jaringan), gangguan elektrolit, gangguan metabolisme, gangguan peredaran darah, keracunan, alergi dan cacat bawaan.

Obat Penyakit Epilepsi

Pengobatan penyakit ini dapat dilakukan dengan mengonsumsi obat herbal yaitu :

1. Daun Jinten

 

Dalam demam tinggi pada penderita epilepsi dapat diatasi dengan cara memberi obat demam dengan penurun panas dan kompres dengan lap hangat (lebih kurang panasnya dengan suhu badan) selama kurang 15 menit, bila mencap

  • Daun jinten, dosis 1-2 lembar (5-10 gr), cara: daun dicuci bersih, kemudian di godok atau ditumbuk dan diminum airnya.
  • Akar, daun lenglengan, dosis : 1 genggam akar, 80-120 lembar daun, cara : akar dan daun direbus dengan air secukupnya kemudian diminum.

2. Daun Meniran

Tanaman meniran ini memiliki banyak khasiat yang dapat kita peroleh untuk kesehatan kita termasuk untuk Obat Penyakit Epilepsi. Namun untuk anda yang sedang menghadapi masa kehamilan sangat tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi ramuan dari tanaman  yang satu ini. Perlu anda ketahui bahwa tanaman meniran ini memiliki sifat untuk menggugurkan kandungan. Selain wanita hamil, orang yang menderita penyakit ginjal juga tidak diizinkan untuk mengkonsumsi meniran untuk pengobatan. Pengobatan menggunakan tamanan ini diolah dengan cara dan bahan tambahan yang harus anda siapkan.

Ambil daun meniran ¾ genggam dan cuci hingga bersih. Rebus dengan air bersih sebanyak 3 gelas dan tunggu hingga mendidih. Biarkan ramuan tetap mendidih dan tersisa setengahnya. Angkat dan diamkan ramuan ini sampai dingin lalu tambahkan madu secukupnya. Konsumsi ramuan meniran ini sebanyak 3 kali sehari hingga penyakit anda merasa lebih baik. Namun, jangan gunakan pengobatan dengan meniran ini dalam jangka waktu yang lama karena akan menimbulkan gangguan disfungsi ereksi dan gagal ginjal.

3. Lidah buaya

Lidah buaya adalah salah satu tanaman herbal yang sudah terbukti khasiatnya untuk dijadikan obat penyakit epilepsi. Lidah buaya mengandung sekitar 75 jenis zat yang terlah dikenal bermanfaat dan lebih dari 200 senyawa lainnya yang menbuat tanaman lidah buaya ini layak untuk digunakan dalam pengobatan herbal yang salah satunya adalah penyakit epilepsi yang sedang kita bahas sekarang. Cara pengolahan yang dapat dilakukan untuk pengubah tanaman ini menjadi ramuan yang baik untuk mengurangi atau mencegah terjadinya kambuhan pada penderita epilepsi adalah sebagai berikut :

Pilih lidah buaya yang menurut anda memiliki daging yang tebal. Pisahkan daging lidah buaya dengan kulit hijaunya dan cuci hingga bersih. Rebus dengan menggunakan 600 cc air bersih tunggu hingga mendidih. Jaga agar ramuan tetap mendidih dan airnya surut menjadi setengannya. Setelah ramuan matang tunggu hingga tidak terlalu panas dan anda langsung dapat mengkonsumsinya.

Tanaman ini tidak hanya baik digunakan untuk obat penyakit epilepsi saja. Namun, lidah buaya ini juga dapat digunakan sebagai obat penyakit lainnya seperti, gangguan pencernaan, menjaga berat badan anda, dan penyakit diabetes, serta masih banyak lagi penyakit lainnya

Gejala Penyakit Epilepsi

Gejala klinis yang mungkin ditunjukkan pada penderita penyakit epilepsi ini biasanya berupa kejang-kejang yang dapat diringankan dengan Obat Penyakit Epilepsi. Akan tetapi kejang yang menyerang penderita epilepsi ini memiliki beberapa macam yang berbeda dan tentunya memiliki pengobatan yang berbeda pula. Berikut beberapa jenis kejang yang mungkin akan menyerang penderita epilepsi :

    1. Kejang jacksonian.

    Kejang yang meripakan salah satu gejala dari penyakit epilepsi yang dimulai pada salah satu bagian tubuh tertentu misalnya pada tangan atau kaki dan kemudian akan menjalar ke seluruh anggota gerak, yang sejalan dengan penyebaran aktivitas listrik yang terjadi diotak penderita.

    1. Kejang petit mal

    Kejang yang dimulai pada masa anak-anak yang biasanya akan terjadi sebelum anak berusia 5 tahun. Pada jenis kejang yang satu ini tidak terjadi kejang dan gejala dramatis lainnya. Penderita hanya akan menatap, kelopak matanya bergetas atau otot wajahnya yang berkedut yang terjadi selama 10 hingga 30 detik. Penderita tidak akan memberikan respon terhadap lingkungan disekitar namun tidak terjatuh, pingsan maupun menyentak.

    1. Kejang parsial kompleks

    gejala ini dimulai dari hilangnya kontak penderita dengan lingkungan yang ada disekitarnya selama kurang lebuh 1 hingga 2 menit. Penderita epilepsi akan mengalami goyah atau tidak dapat berdiri dengan tegak, menggerakkan lengan dan tungkainya dengan cara yang aneh menurut kita dan tanpa memiliki arti, penderita juga akan mengeluarkan suara-suara yang tidak berarti, tidak mampu untuk memahami apa yang orang lain katakan dan menolak untuk diberikan bantuan. Kebingungan berlangsung selama beberapa menit dan diikuti dengan penyembuhan total menggunakan obat penyakit epilepsi.

Obat Penyakit Epilepsi


=====================================

>>> Kapsul Herbal Obat Epilepsi Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Ayan and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *