Gejala Penyakit Ayan

Gejala Penyakit Ayan yang paling jelas terlihat selama ini adalah kejang-kejang. Epilepsi adalah kondisi tubuh yang bermula dari gangguan fungsi otak secara intermiten yang menyebabkan bangkitan kejang-kejang (seizure) berulang kali. Ini adalah pertanda kalau fungsi otak seseorang terkadang terganggu.

Epilepsi adalah kondisi otak yang paling umum di dunia. Semua orang beresiko mendapat epilepsi. Bahkan, setiap orang beresiko satu di dalam 50 untuk mendapat epilepsi. Pengguna narkotik dan peminum alkohol punya resiko lebih tinggi. Pengguna narkotik mungkin mendapat seizure pertama karena menggunakan narkotik, tapi selanjutnya mungkin akan terus mendapat seizure walaupun sudah lepas dari narkotik.

Gejala Penyakit Ayan

Gejala yang muncul dari penyakit ayan ini antara lain :

  1. Penderita mengalami kehilangan kesadaran dan kejang-kejang.
  2. Keadaan tidak sadar hanya dalam waktu yang singkat. Setelah itu, penderita segera mencapai kesadaran kembali.
  3. Sukar bernapas, muka kebiruan, dan keluar busa dari mulut.
  4. Setelah sadar, penderita mengalami sakit kepala dan nyeri otot.
  5. Meskipun kedutan dapat muncul berbagai jenis epilepsi, namun akan terlihat jelas pada epilepsi fokal. Kedutan biasanya bersifat lokal, kemungkinan pada satu jari atau telapak tangan. Kemudian akan semakin memburuk, menjalar hingga ke lengan kemudian menyebar sampai sebagian atau seluruh tubuh menjadi berkedut. Sebagian anak tetap sadar namun sebagian yang lain akan kehilangan kesadaran saat menjalani gejala ini.

Penyakit epilepsi sering dikaitkan dengan kerusakan roh jahat, masturbasu atau penyakit keturunan. Padahal pada faktanya tidaklah seperti itu. Orang yang mengidap epilepsi masih bisa hidup normal bahkan berkarya.

Kejang yang dialami oleh penderita penyakit epilepsi atau ayan ini memiliki beberapa jenis dan pengobatan yang berbeda. Berikut ini dijelaskan mengenai jenis kejang yang terjadi saat penderita mengalami serangan yang termasuk gejala penyakit ayan seperti :

– Kejang parsial simplek

Gejala penyakit ayan ini biasanya dimulai dengan muatan listrik yang terjadi dibagian otak tertentu dan muatan ini tetap terbatas di daerah tersebut. Ketika penderita mengalami sensasi biasanya akan melakukan, gerakan atau kelainan psikis yang abnormal, tergantung kepada daerah otak yang terkena. Jika terjadi di bagian otak yang mengendalikan gerakan otot lengan kanan, maka lengan kanan akan bergoyang dan mengalami sentakan tanpa disadari; jika terjadi pada lobus temporalis anterior sebelah dalam, maka penderita akan mencium bau yang sangat menyenangkan atau sangat tidak menyenangkan baginya. Pada penderita yang mengalami kelainan psikis bisa mengalami sesuatu seperti merasa pernah mengalami keadaan sekarang dimasa yang lalu yang pernah ia alami.

– Epilepsi primer generalisata

Pada kejang ini biasanya akan ditandai dengan muatan listrik yang abnormal di daerah otak yang luas, yang sejak awal menyebabkan penyebaran kelainan fungsi. Pada kedua jenis epilepsi ini terjadi kejang sebagai reaksi tubuh terhadap muatan yang abnormal. Pada kejang konvulsif, terjadi penurunan kesadaran sementara, kejang otot yang hebat dan sentakan-sentakan di seluruh tubuh, kepala berpaling ke satu sisi, gigi dikatupkan kuat-kuat dan hilangnya pengendalian kandung kemih. Sesudahnya penderita bisa mengalami sakit kepala, linglung sementara dan merasa sangat lelah. Biasanya penderita tidak dapat mengingat apa yang terjadi selama kejang.

– Kejang Jacksonian

gejala penyakit ayan yang satu ini akan dimulai pada satu bagian tubuh tertentu yang terjadi pada penderita seperti misalnya pada kaki dan tangan penderita dan kemudian menjalar ke anggota gerak lainnya yang sejalan dengan penyebaran aktivitas listrik di otak.

– Kejang parsial (psikomotor) kompleks

Pada jenis gejala penyakit ayan berupa gejang parsial kompleks akan dimulai dengan hilangnya kontak penderita dengan lingkungan yang ada sekitarnya selama 1-2 menit. Penderita menjadi goyah atau tidak dapat berdiri dengan tegak, menggerakkan lengan dan tungkainya dengan cara yang aneh dan tanpa tujuan, mengeluarkan suara-suara yang tak berarti, tidak mampu memahami apa yang orang lain katakan dan menolak bantuan.
Kebingungan berlangsung selama beberapa menit, dan diikuti dengan penyembuhan total.

Penyebab Penyakit Epilepsi

Dilihat dari hal yang menjadi penyebabnya, penyakit epilepsi ini dibagi menjadi 2 golongan Epilepsi primer dan epilepsi sekunder. Pada epilepsi primer tidak ditemukan adanya kelainan yang terjadi di jaringan otak penderita. Namun, diduga terdapat kelainan atau gangguan keseimbangan zat kimiawi yang terjadi dalam sel sel saraf pada area jaringan otak penderita yang abnormal.

Pada epilepsi sekunder berarti bahwa gejala penyakit ayan yang timbul adalah sekunder atau akibat dari adanya kelainan pada jaringan otak penderita. Kelainan yang terjadi pada penderita ini dapat disebabkan karena dibawa sejak lahir atau adanya jaringan parut sebagai akibat kerusakan otak pada waktu lahir atau pada waktu masih masa perkembangan otak anak.

Penyebab dari munculnya gejala penyakit ayan yang lebih spesifik adalah adanya kelainan yang terjadi pada saat kelahiran, seperti kurang oksigen yang mengalir ke otak atau kerusakan karena tindakan. Terjadi cedera pada kepala yang dapat menyebabkan kerusakan pada otak anak anda. Atau penyebab lainnya karena adanya tumor pada otak penderita penyakit epilepsi yang tidak umu yang terjadi terutama pada anak-anak.

Sebagai pencegahan anda dapat melakukan tidakan yang paling aman yaitu menghindari adanya cedera yang terjadi di kepala pada penderita epilepsi, yaitu tidak hanya hidup aman namun juga akan mengembangkan pencegahan lainnya yang diakibatkan dari adanya cedera pada kepala.

Gejala Penyakit Ayan


=====================================

>>> Kapsul Herbal Obat Epilepsi Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Ayan and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *