Ayan Atau Epilepsi

Penyakit Ayan Atau Epilepsi terjadi karena aktifitas secara berlebihan dari sekumoulan sel neuron pada otak manusia sehingga menyebabkan gangguan yang terjadi pada sistem syaraf otak anda. Tidak banyak yang tahu jika epilepsi atau yang lebih banyak dikenal masyarakat dengan istilah ayan merupakan penyakit syaraf manusia. Syan yang merupakan penyakit syaraf tahunan yang timbul karena serangan berulang-ulang.

Pada penderita syaraf manusia jenis ini, jutaan sel saraf (neuron) yang terdapat dalam tubuh mempunyai tugas untuk mengkoordinasikan seluruh aktivitas manusia. Pada penderita syaraf ini, sinyal-sinyal yang berhubungan dengan perasaan, penglihatan,berpikir dan bergerak tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Pertolongan untuk Penyakit Ayan Atau Epilepsi

Yang harus anda lakukan jika disekitar anda ada orang yang mengalami serangan epilepsi yang disertai kehilangan kesadaran adalah :

  • Segera amankan penderita Ayan Atau Epilepsi dari benda berbahaya, kemudian Rebahkan dengan kepala miring ke samping
  • Jangan panik dan tetap bersikap tenang saat menangani penderita penyakit ayan
  • Longgar kan baju penderita agar tidak menutupi jalan pernafasan dan mempermudah penderita untuk bernafas.
  • Jangan memasukkan benda keras kedalam mulutnya penderita penyakit ayan karena hal tersebut akan membuat penderita muntah.
  • Biarkan Penderita Penyakit Epilepsi atau Ayan beristirahat dengan nyaman. Jika penderita terluka atau terjadi serangan susulan terus menerus segera bawa ke dokter terdekat untuk mendapatkan pengobatan yang sesuai dengan gejala yang timbul.

Penyebab Penyakit Ayan atau Epilepsi

Ada sekitar 180.000 kasus penyakit epilepsi yang baru muncul setiap tahunnya. Sekitar 30 % dari kasus epilepsi atau ayan yang muncul adalah terjadi pada anak-anak. Penyakit ini juga sering menyerang anak-anak dan manula. Hanya sebagian kecil dari kasus penyakit epilepsi yang muncul diketahui dengan jelas apa penyebabnya. Umumnya penyakit epilepsi atau ayan ini terjadi mungkin disebabkan oleh adanya kerusakan pada otak dalam proses kelahiran, mengalami cedera atau luka di kepala, menderita penyakit stroke, tumor otak, terlalu banyak atau sering mengkonsumsi alkohol, dan kadar abnormal zat-zat dalam tubuh seperti natrium atau gula darah. Kadang-kadang ayan mungkin juga karena genetika, tapi ayan bukan penyakit keturunan. Namun untuk penyebab pastinya belum diketahui sampai saat ini.

Gejala Penyakit Ayan atau Epilepsi

Berikut beberapa jenis gejala dari penyakit ayan adalah :

  • Kejang jacksonian. Adalah gejala dari penyakit epilepsi yang dimula dari pada satu bagian tubuh tertentu misalnya pada tangan atau kaki dan kemungkinan akan menjalar ke anggota gerak lainnya yang sejalan dengan penyebaran aktivitas listrik yang terjadi pada otak.
  • Kejang konvulsif. Adalah gejala yang biasanya dimulai dengan adanya kelainan dari muatan listrik pada daerah otak penderita yang terbatas. Muatan listrik ini akan segera menyebar ke seluruh daerah otak penderita penyakit epilepsi lainnya dan akan menyebabkan seluruh daerah mengalami kelainan fungsi.
  • Status epileptikus. Adalah salah satu jenis kejang yang paling serius, dimana kejang yang terjadi terus menerus atau tidak berhenti. Kontraksi yang terjadi pada otot penderita yang sangat kuat, tidak mampu untuk bernafas sebagaimana mestinya, dan muatan listrik yang terjadi di dalam otak akan menyebar luas. Jika penderita mengalami kejang ini harus segera dibawa kerumah sakit terdekat karena jika tidak segera ditangani, bisa terjadi kerusakan pada jantung dan otak yang menetap dan paling parahnya penderita Ayan Atau Epilepsi bisa meninggal akibat dari kejang status epileptikus ini.

Pengobatan Penyakit Ayan Atau Epilepsi

Pengobatan yang dilakukan untuk penyakit ini dapat menggunakan cara medis melalui obat anti konvulsan.Pengobatan dengan antikonvulsan seperti gabapetin merupakan obat pilihan kedua untuk penanganan penyakit epilepsi dengan gejala kejang parsial epilepsi. Efek samping yang mungkin akan muncul akibat dari penggunaan obat ini adalah penderita Ayan Atau Epilepsi akan mengalami pusing, kelelahan, mengantuk, serta terjadi ketidak seimbangan tubuh.

Atau dapat juga dengan menggunakan asam velproat yang menjadi obat pilihan pertama yang diberikan untuk terapi kejang parsial, kejang absens, kejang mioklonik, dan kejang tonik-klonik. Efek samping yang ditimbulkan dari penggunaan obat ini adalah pusing, gangguan keseimbangan tubuh, tumor, dan kebotakan atau rambut akan rontok. Bahkan efek yang paling burukpun dapat timbul akibat dari obat ini seperti hepatotoksik.

Pengobatan penyakit ayan atau epilepsi lainnya yang dapat anda gunakan adalah etosuksimid yang digunakan untuk mengatasi terapi kejang absens. Dosis etosuksimid yang diberikan pada anak usia 3-6 tahun 250 mg/hari untuk dosis awal dan 20 mg/kg/hari untuk dosis pemeliharaan. Sedangkan dosis pada anak dengan usia lebih dari 6 tahun dan dewasa 500 mg/hari. Dengan dosis yang diberikan untuk penderita epilepsi atau ayan akan menimbulkan efek samping seperti, mengantuk, gangguan pencernaan, tubuh goyah atau tidak dapat berdiri tegak, ketidakseimbangan tubuh, cegukan, dll.

Pengobatan dengan terapi yang bertujuan untuk mencapai pkualitas hidup yang optimal bagi penderita ayan atau nama ilmiahnya epilepsi. Untuk terjapainya tujuan tersebut diperlukan beberapa upaya antara lain dengan menghentikan adanya bangkitan kejang, mengurangi frekuansi terjadinya bangkitan kejang, menekan kemungkinan bangkitan, menurunkan angka kesakitan dan dirasakan oleh penderita penyakit epilepsi dan kematian pada penderitanya sendiri.

 Ayan Atau Epilepsi


=====================================

>>> Kapsul Herbal Obat Epilepsi Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Ayan and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *