Penyakit Epilepsi Ayan

Penyakit epilepsi ayan sering juga disebut penyakit sawan. Penyakit ini merupakan penyakit yang terjadi dipusat sususnan saraf yang timbulnya secara berkala dan ditandai di pusat susuan saraf yang timbulnya secara berkala dan ditandai dengan kejang-kejang atau pingsan. Gerak gerik si penderita penyakit epilepsi ini akan kelihatan tidak stabil. Kekejangan syaraf atau epilepsia terjadi dikarenakan keracunan pada susunan saraf serta kekurangan zat-zat yang dibutuhkan. Walau agak jarang, epilepsia bisa terjadi karena adanya cacing-cacing di usus besar.

Sejarah Penyakit Epilepsi Ayan

Dalam sejarah kejadiannya, penyakit epilepsi ayan  seringkali merupakan serangan kambuhan tanpa diawali oleh faktor emosi. Serangan biasanya terjadi secara mendadak. Pada serangan mendadak yang tergolong serangan hebat, penderita kehilangan kesadaran setelah mengeluarkan teriakan keras, jatuh ke tanah dan kejang otot, biji mata terbelalak diselingi kejang kaki dan tangan, wajah lebam-biru, tidak dapat menahan kecing, dan menggigit ujung lidah. Serangan ini berlangsung beberapa menit dan sesudahnya jatuh tertidur sampai penderita terbangun sendiri  tanpa dapat mengingat apa yang baru dialami. Pada serangan yang ringan, penderita juga kehilangan kesadarannya namun tidak disertai kejang-kejang dan terjadi beberapa saat.

Setelah sadar matanya segera berkedip dan seolah memandang sesuatu yang jauh atau merenung, sering apa yang dipegangnya jatuh tanpa diketahuinya. Epilepsi dapat disebabkan gangguan atau luka pada otak besar (cerebrum) yang mengakibatkan wajah ataupun alat gerak atas dan bawah terasa kaku, meskipun tidak kehilangan kesadaran. Tindakan darurat perlu diambil bila penderita  tidak dapat segera dikurangi penyakitnya karena penderita tetap dianggap dalam status epilepticus (masih dalam keadaan terkena ayan).

Gejala Penyakit Epilepsi Ayan

Kebanyakan kasus penyakit epilepsi ayan tidak diketahui penyebabnya. Beberapa faktor dimungkinkan dapat mengakibatkan ayan adalah tumor otak , infeksi selaput otak, luka kecelakaan dan penyakit darah pada otak. Perawatan dan pengobatannya ditujukan untuk menghilangkan penyebabnya (jika diketahui).

Gejala dan tanda-tanda penyakit epilepsy ayan adalah :

  • Penderita mengalami kehilangan kesadaran dan kejang-kejang.
  • Keadaan tidak sadar hanya dalam waktu yang singkat. Setelah itu, penderita segera mencapai kesadaran kembali.
  • Sukar bernapas, mata kebiruan, dan keluar busa dari mulut.
  • Setelah sadar , penderita mengalami sakit kepala dan nyeri otot.

Perawatan penyakit epielepsi ayan adalah :

  • Hindarkan penderita dari berbagai ketegangan saraf
  • Selama serangan (kejang) longgarkan pakaian terutama bagian leher
  • Ssisipkan kain bersih (sapu tangan) yang telah digulung diantara kedua belah gigi agar lidah penderita tidak tergigit ketika serangan berlangsung.
  • Usahakan agar penderita  mendapat udara segar dan berjemur di pagi hari.
  • Hindarkan dari pekerjaan yang dapat membahayakan diri seperti menyetir mobil, berenang tanpa didampingi, serta pekerjaan yang menggunakan api atau mesin yang bergerak.
  • Beri obat antikonvulsan atau obat epilepsi lainnya yang diberikan melalui anus yang berfungsi untuk mengurangi adanya kejang pada penderita penyakit epilepsi.

Pengobatan Penyakit Epilepsi Ayan

Pengoabatan herbal yang dapat anda lakukan adalah dengan menggunakan ramuan dibawah ini :

Resep 1

Bahan-bahan yang dibutuhkan :

  • 30 g akar segar  baru china (daun hia)
  • 15 g jahe segar
  • 15 g tumbuhan kembang cokelat segar
  • Gula arena tau gula batu secukupnya
  • 600 cc air bersih

Cara meramu :

  •  Cuci bersuh semua bahan yang sudah anda sediakan untuk membuat ramuan obat epilepsi,
  • Campurkan semua bahan dan rebus dengan 600 cc air.
  • Tunggu hingga mendidih dan airnya tersisa 300 cc
  • Angkat ramuan tersebut dan kemudian saring
  • Minum sebanyak 2 kali sehari
  • Anda dapat meminum ramuan ini secara teratur hingga penyakit ayan atau epilepsi anda membaik.

Resep 2.

Bahan-bahan yang dibutuhkan :

  • Daun pegagan secukupnya
  • gula aren atau gula jawa
Cara meramu :
  • Cuci daun pegagan hingga bersih.
  • Campurkan dengan gula aren atau gula jawa.
  • Blender atau tumbuk hingga halus dan tercampur rata.
  • Ambil campuran yang sudah halus dan seduh dengan menggunakan air mendidih sebanyak satu gelas.
  • Saring air dari ramuan tersebut dan minum secara rutin sebanyak 1 gelas setiap harinya hingga Penyakit Epilepsi Ayan membaik.
Resep 3.

Bahan-bahan yang dibutuhkan :

  • Cabe jawa
  • madu
  • air secukupnya
Cara meramu :
  • Haluskan beberapa batang cabe jawa hingga benar-benar halus.
  • Ambil secukupnya dan campurkan pada madu secukupnya, lalu aduk hingga merata.
  • Tambahkan ait dan anda dapat langsung mengkonsumsi obat ayan ini.
  • anda dapat mengkonsumsi obat ini hingga penyakit anda membaik.
Diagnosis Penyakit Epilepsi Ayan

Untuk mengetahui penyakit epilepsi ayan pada diri anda diagnosis dapat anda lakukan setelah anda mengalami kejang 2 kali atau lebih. Mendiagnosis kejang ini dapat dilakukan dengan elektroensefalogram dan neuromaging atau pencitraan sel syaraf yang biasanya juga menjadi bagian dari pemeriksaan penyakit epilepsi yang dilakukan secara medis.

Elektroensefalogram

Pemeriksaan yang dilakukan dengan elektroensefalogram dapat membatu memberikan gambaran aktivitas yang sedang berlangsung didalam otak anda yang menunjukkan adanya peningkatan resiko terjadinya serangan pada penderita epilepsi atau ayan. Pemeriksaan elektroensefalogram ini direkomendasikan hanya untuk mereka penderita penyakit epilepsi yang menunjukkan kejang epileptik sebagai gejalanya.

Pencitraan sel saraf

Pencitraan sel saraf diagnostik menggunakan CT scan dan MRI yang direkomendasikan untuk anda penderita penyakit epilepsi setelah kejang non-febrill pertama untuk mendeteksi adanya masalah struktual yang terjadi di dalam dan di sekitar otak anda.

Penyakit Epilepsi Ayan

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pengobatan Alternatif Penyakit Ayan

Pengobatan alternatif penyakit ayan salah satunya dengan menggunakan terapi ayan atau epilepsi. Penyakit epilepsi merupakan penyakit yang terjadi karena kejang-kejang berulang dan penyebabnya adalah kelainan saraf di otak. Penyakit ini bukan penyakit keturunan walaupun salah satu faktornya adalah genetik. Penyakit ini juga tidak ada hubungannya dengan kekuatan roh jahat dan ilmu supranatural.

Pengobatan Alternatif Penyakit Ayan

Penyebab Penyakit Epilepsi

Penyakit ayan biasanya disebabkan karena pernah mengalami cedera di kepala, tumor di otak, pernah mengalami penyakit stroke, mengonsumsi alkohol, dan hal lain yang berhubungan dengan neuron. Bahkan penyakit ayan bisa disebabkan oleh faktor genetik, namun penyakit ayan bukan merupakan penyakit keturunan.

Alkohol menjadi penyebab ayan bukan pada saat meminum alkohol. Namun sifatnya dilihat dari segi intensitas, kadar dan efeknya. Pengonsumsian alkohol dalam jumlah tinggi, berlebih dan sering, bisa memicu kerusakan sistem otak manusia.
Sifat alkohol yang keras bisa memicu rusaknya sel otak yang dapat menyebabkan keruskaan otak. Akhirnya seseotang tersebut bisa menderita penyakit syaraf. Untuk mendiagnosis kerusakan otak yaitu dengan menggunakan alat bantu.

Berikut beberapa tindakan yang harus Anda lakukan jika terjadi serangan :

  • Miringkan kepala, Miringkan kepala penderita ke arah samping untuk mencegah tersumbatnya saluran pernapasan.
  • Tetap tenang, Saat melihat seseorang terserang penyakit epilepsi, hindari untuk bersikap panik. Cobalah untuk tetap tenang. Hal ini akan jauh lebih membantu dan Anda bisa berpikir lebih untuk bertindak lebih tepat.
  • Bawa ke tempat yang lebih aman, Bawalah penderita penyakit epilepsi ke tempat yang lebih aman, teduh dan tenang bila serangan telah selesai. Penderita biasanya masih bingung dan belum mengetahui apa yang terjadi.
  • Jangan berikan minuman, Jangan meletakan sesuatu seperti sendok di mulut seseorang yang terserang epilepsi, termasuk memberi minuman. Jangan juga mencoba menghentikan serangan dengan menahan atau menggoncang.
  • Periksa ke dokter, Segera bawa penderita ke rumah sakit bila hal ini merupakan serangan pertama atau jika serangan dianggap berbeda atau lebih lama dari bentuk serangan sebelumnya agar penderita mendapatkan pertolongan yang tepat.
Pengobatan Alternatif Penyakit Ayan

Penyakit epilepsi atau ayan tidak dapat sembuh dengan total. Namun, ada beberapa cara pengobatan yang dapat anda lakukan untuk mengurangi resiko kambuhan yang terjadi. Pengobatan Alternatif Penyakit Ayan yang dapat anda lakukan salah satunya adalah dengan menggunakan terapi epilepsi. Terapi epilepsi ini dilakukan dengan tujuan untuk tercapainya kualitas hidup yang optinal bagi penderita penyakit epilepsi tersebut. Untuk tercapainya tujuan yang anda harapkan tersebut diperlukan beberapa upaya yang dilakukan antara lain bangkitan kejang, mengurangi frekuensi bangkitan kejang, menekan kemungkinan bangkitan kejang, menurunkan angka kesakitan dan bahkan menurunkan angka kematian, serta dapat mencegah efek samping yang ditimbulkan dari obat anti epilepsi.

Harapan pengobatan bagi penderita penyakit epilepsi ini ialah agar terhindar dari adanya bangkitan kejang, bahkan hingga dapat mencapai keadaan bebas kejang. Penting untuk anda ketahiu bahwa penyakit epilepsi ini tidak selalu mengakibatkan kemunduran kecerdasan, sehingga penderitanya dapat beraktivitas dengan normal, meskipun dalam berbagai aktivitasnya tetap memerlukan pengawasan dari orang disekitar.

Akupuntur juga dapat anda gunakan untuk pengobatan alternatif penyakit ayan. Akupuntur ini adalah teknik memasukkan atau memanipulasi jarum ke dalam titiki akupuntur tubuh anda. Akupuntur ini dapat memulihkan kesehatan dan kebugaran tubuh anda, dan khususnya untuk mengobati rasa sakit yang anda rasakan.

Teknik akupuntur ini selain untuk pengobatan alternatif penyakit ayan juga dapat digunakan untuk menghaluskan kulit dengan merangsang sistem syaraf yang menimbulkan reaksi setempat untuk meningkatkan peredaran darah, mengurangi rasa nyeri akibat dari sakit kepala yang kronis, meningkatkan tingkat kesuburan dengan meningkatkan vitalitas seksual pada pria dan wanita, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Selain menggunakan pengobatan penyakit epilepsi diatas anda juga dapat melakukan pengobatan alternatif penyakit ayan lainnya adalah dengan menggunakan obat tradisional. Ramuan yang dapat anda gunakan antara lain :

Ramuan 1. pengobatan alternatif penyakit ayan

Pengobatan penyakit epilepsi dapat anda lakukan dengan buah ciplukan. Buah ini diakini dapat membantu anda para penderita penyakit epilepsi untuk mengurangi adanya kambuhan. Cara penggunaan dari bahan ramuan ini adalah dengan menyiapkan 8 hingga 10 buah ciplukan yang sudah masak dan di bersihkan serta dicuci. Setelah bersih anda dapat langsung mengkonsumsi ciplukan ini setiap hari untuk obat epilepsi hingga penyakit anda membaik.

Ramuan 2. pengobatan alternatif penyakit ayan

Tamanan lidah buaya adalah salah satu jenis tumbuhan yang dapat anda jadikan sebagai pengobatan alternatif yang dilakukan untuk penyembuhan penyakit ayan yang anda derita. Lidah buaya mengandung sekitar 75 zat yang dikenal memiliki banyak manfaat dan lebih dari 200 senyawa lainnya yang membuat lidah buaya ini layak digunakan untuk pengobatan herbal. Cara pembuatan obat dari lidah buaya ini anda perlu menyiapkan sekitar 600 gram lidah buaya yang masih segar. Kupas kulitnya dan ambil daging dari lidah buaya tersebut. Rebus dengan 600 cc air bersih hingga air tersisa setengahnya. Anda dapat mengkonsumsi ramuan ini dalam keadaan hangat. Konsumsi ramuan ini hingga penyakit epilepsi yang anda alami membaik.

Pengobatan Alternatif Penyakit Ayan

Posted in Penyakit Ayan | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pengobatan Penyakit Ayan

Pengobatan penyakit ayan dapat anda lakukan dengan menggunakan obat antikonvulsan. Penyakit ayan atau epilepsi terkadang dapat kambuh di saat yang tidak bisa diprediksi. Penyakit syaraf ini termasuk penyakit syaraf menahun. Meski termasuk penyakit syaraf menahun, bukan berarti tidak bisa diobati. Penanganan yang tepat adalah mengembalikan fungsi sel otak sebagaimana mestinya.  Sampai saat ini belum ada obat, serum, maupun vaksin yang dapat menyembuhkan penyakit epilepsi ini secara medis.

Gejala yang biasa ditimbulkan jika akan mengalami serangan adalah kepala pusing, pendengaran tidak sempurna, pandangan kabur menjadi kunang-kunang, jatuh secara tiba-tiba disertai dengan jeritan, kejang-kejang dan kadang pasien suka menggigit lidahnya.

Penyebab Penyakit Epilepsi

Penyebab dari penyakit epilepsi atau ayan itu sendiri adalah dikarenakan kelainnan saraf yang terjadi di otak, misalnya sewaktu proses kelahiran, faktor penyakit tumor otak, faktor penyakit berbahaya lainnya, dll. Kejang yang terjadi pada penderita penyakit ayan atau epilepsi ini disebabkan oleh banyak faktor, faktor tersebut meliputi penyakit serebrovaskuler (stroke iskemik atau stroke hemoragi), gangguan neurodegeneratif, tumor, trauma kepala, gangguan metabolik, dan infeksi SSP (sistem saraf pusat). Beberapa faktor lainnya adalah gangguan tidur, stimulasi sensori atau emosi (stres) akan memicu terjadinya kejang. Perubahan hormon, seperti pada wanita yang sedang mengalami menstruasi, puberitas, atau kehamilan juga dapat menjadi salah satu faktor yang mampu meningkatkan frekuensi terjadinya kejang pada penderita penyakit apilepsi. Penggunaan obat ayan yang menginduksi terjadinya kejang seperti teofilin, fenotiazin dosis tinggi, antidepresan (terutama maprotilin atau bupropion), dan kebiasaan minum alkohol dapat meningkatkan resiko kejang.

Namun dalam pengobatan penyakit ayan atau epilepsi terdapat 4 jenis pengobatan yakni :

  • yang paling umum adalah pemberian obat anti-epilepsi, kemudian dioperasi (eksisi fokus eliptikus),
  • terapi untuk menghilangkan faktor-faktor penyebab penyakit epilepsi dan regulasi aktivitas fisik dan mental dengan tidak stres dan terlalu lelah.
  • Untuk obat-obatan anti-epilepsi sebagai Pengobatan Penyakit Ayansejauh ini memang bisa mengandalkan kadar terjadinya kejang pada penderita penyakit epilepsi. Namun pengobatan penggunaan obat anti-epilepsi tersebut haruslah sesuai saran dokter. Sebagai catatan ketika memang sudah disarankan untuk mengonsumsi obat anti-epilepsi maka tidak boleh sembarangan mengehntikannya karena malah menyebabkan peningkatan penyakit epilepsi.
  • Sebaiknya untuk penderita ayan atau epilepsi tidak diperbolehkan mengonsumsi otak, jeroan, lemak dan telur.

Pengobatan penyakit epilepsi dengan memberikan obat antiepilepsi mungkin akan membantu anda untuk meringankan gejala yang dialami. Beberapa jenis obat antikonvulsan yang mungkin dapat diberikan adalah :

  • Fenitoin yang merupakan salah satu obat antikonvulsan yang digunakan untuk Pengobatan Penyakit Ayan dan merupakan pilihan pertama yang digunakan untuk kejang-kejang yang terjadi pada penderita penyakit ayan yang umum, kejang tersebut seperti kejang tonik-klonik, dan pencegahan kejang pada pasien trauma kepala/bedah saraf. Efek samping yang mungkin timbul akibat dari penggunaan obat feniton ini adalah depresi pada SSP, sehingga akan mengakibatkan tubuh menjadi lemah, kelelahan, gangguan penglihatan (penglihatan berganda), disfungsi korteks dan efek yang paling umum adalah mengantuk. Pemberian fenitoin dosis tinggi dapat menyebabkan gangguan keseimbangan tubuh dan nystagmus. Salah satu efek samping kronis yang mungkin terjadi adalah gingival hyperplasia (pembesaran pada gusi). Menjaga kebersihan rongga mulut dapat mengurangi resiko terjadinya penyakit gingival hyperplasia. Dosis awal dari penggunaan obat antikonvulsan fenitoin ini adalah 5 mg/kg/hari dan untuk dosis pemeliharaan 20 mg/kg/hari tiap 6  jam
  • Karbamazepin secara kimia merupakan golongan antidepresan trisiklik. Karbamazepin ini digunakan sebagai pilihan pertama pada terapi kejang parsial dan tonik-klonik. Obat antikonvulsan karbamazepin menghambat kanal Na+, yang mengakibatkan influk (pemasukan) ion Na+ kedalam membran sel berkurang dan dapat menghambat terjadinya potensial aksi oleh depolarisasi terus-menerus pada neuron. Dosis yang digunakan untuk pengobatan penyakit ayan dengan obat ini pada anak  dengan usia kurang dari 6 tahun adalah 10-20 mg/kg 3 kali sehari, anak usia 6-12 tahun untuk dosis awal adalah 200 mg 2 kali sehari dan untuk dosis pemeliharaan adalah 400-800 mg. Sedangkan pada anak usia lebih dari 12 tahun dan dewasa adalah 400 mg 2 kali sehari. Efek samping yang mungkin atau bahkan sering terjadi pada penggunaan obat karbamazepin ini adalah gangguan penglihatan (penglihatan berganda), pusing, lemah, mengantuk, mual, goyah (tidak dapat berdiri tegak) dan Hyponatremia. Resiko terjadinya efek samping tersebut akan meningkat seiring dengan peningkatan usia.

Pengobatan penyakit ayan ini juga dapat dilakukan dengan obat atau ramuan tradisional salah satunya dengan mengguanakan pegagan yang sering tumbuh sebagai tanaman liar di perkebunan, ladang, dan tempat lainnya.

Cara penbuatan ramuan dari bahan pegagan ini tidaklah sulit. Ambil 1/3 genggam daun pegagan, ¼ genggang daun seruni putih, 1/5 genggam daun poko, ¼ genggam daun sembung manis, ¼ genggam daun jinten, dua jari kuli kina, campurkan semua bahan dan cuci hingga bersih. Rebus dengan 5 gelas air bersih dan tunggu sampai rebusan mendidih hingga airnya surut menjadi setengahnya. Jangan lupa saat proses perebusan tambahkan tiga ruas jari gula enau. Setelah matang angkat ramuan dan biarkan hingga dingin. Saring ramuan tersebut dan siap untuk dikonsumsi. Anda dapat menggunakan ramuan ini untuk pengobatan penyakit ayan yang anda derita hingga sembuh. Meskipun dengan pengobatan ini tidak menyembuhkan secara total setidaknya dapat mengurangi resiko kambuhan yang anda alami.

Pengobatan Penyakit Ayan

Posted in Penyakit Ayan | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pencegahan Penyakit Ayan Anak

Pencegahan penyakit ayan anak adalah dengan pengawasan yang dilakukan oleh orang tua atau orang disekitar anda. Penyakit Epilepsi adalah salah satu jenis penyakit yang tidak menular. Penyakit epilepsi ini juga bukan penyakit keturunan. Penyakit ini pun tidak identik dengan orang yang mengalami cacat mental atau keterbelakangan mental. Banyak penderita epilepsi yang menderiya epilepsi tanpa mereka mengetahui penyebab pastinnya.

Penyebab dari Penyakit Ayan / Epilepsi

Penyakit epilepsi ini ditandai dengan adanya kejang-kejang yang berulang. Biasanya penyakit ini disebabkan oleh adanya kelainan yang terjadi selama perkembangan janin/kehamilan ibu, seperti ibu menelan obat-obat tertentu yang dapat merusak otak janin tapi bukan hanya itu saja penyebabnya, faktor lain juga dapat menyebabkan seseorang mengalami ayan atau epilepsi diantaranya adalah karena faktor luka pada masa kehamilan atau kelainan yang terjadi pada saat kelahiran, seperti kurang oksigen yang mengalir ke otak (hipoksia), kerusakan karena tindakan., adanya tumor di otak, mengalami cedera di kepala, perubahan kimia di dalam otak, kemudian faktor lingkungan juga bisa menyebabkan seseorang mengalami ayan atau epilepsi. Penyebab lain dari penyakit epilepsi ini adalah  menglami infeksi, minum alcohol, atau mengalami cidera. Tumor otak merupakan penyebab epilepsy yang tidak umum terutama pada anak-anak. Penyumbatan pembuluh darah otak atau kelainan pembuluh darah otak. Memiliki penyakit radang atau infeksi pada otak dan selaput otak.

Untuk usaha dalam mengurangi timbul serangan ayan atau Pencegahan Penyakit Ayan Anak dan memperkecil bahaya-bahaya bagi penderita ayan adalah antara lain:

  1. Hendaknya si penderita melakukan Pencegahan Penyakit Ayan Anak dengan menjaga dalam kehidupan sehari-hari, badan dan fikirannya jangan terlampau berat dalam bekerja agar tidak menjadi penat. Jangan diperbolehkan si penderita minum minuman keras, kopi atau teh yang pekat dan jangan terlalu banyak makan daging. Si penderita seharusnya harus banyak memakan sayur-sayuran dan cukup istirahat serta usahakan dapat buang air besar dengan teratur.
  2. Si penderita jangan di perbolehkan melakukan sesuatu perbuatan yang sekiranya dapat membahayakan dirinya seperti memanjat pohon atau tangga, meniti jembatan sempit, berdiri dipinggir sungai atau kolam ataupun api, berenang, bersepeda, berjalan sendiri di jalan besar dan berdiri di dekat mesin yang sedang berputar dan lain sebagainya. hal tersebut dilakukan dengan tujuan sebagai Pencegahan Penyakit Ayan Anak. Karena itu semua, membahayakan si penderita apabila ayan sedang kambuh.
  3. Jika tampak tanda-tanda bahwa si penderita akan terserang ayan, maka suruhlah ia menelan 1 atau 2 sendok teh garam dan menghirup bau bawang putih yang sudah ditumbuk halus. Dan juga kaki dan tangannya bisa juga diikat dengan erat, boleh pakai kain atau tali yang besar. Dengan cara demikian, biasanya serangan ayan dapat dihindarkan.
  4. Apabila si penderita sudah jatuh pingsan, hendaklah dibaringkan terlentang dan pakaiannya agak dilonggarkan, jika perlu disela-sela gigi atas dan bawah dimasuki kain bersih yang sudah dilipat atau sendok, untuk menghindari lidah tergigit dan biarkan sampai ia sadar kembali.
  5. Pencegahan Penyakit Ayan Anak yang dapat dilakukan pada anak-anak adalah dengan memberikan vaksinasi yang benar. Orang tua dengan anak yang pernah mengalami kejang-kejang demam harus mengintruksikan pada petode untuk mengotrol demam dengan cara mengompres anak atau memberikan obat ayan anti peuretik

Kerentanan tubuh terhadap penyakit epilepsi yang mungkin akan menyerang anda didasarkan pada faktor-faktor berikut :

  • Penyakit epilepsi mungkin akan menyerang anak-anak dan orang dewasa diatas usia 65 tahun.
  • Tubuh pria akan lebih rentan terserang penyakit epilepsi dibandingkan dengan seorang wanita.
  • Memiliki anggora keluarga yang mengidap penyakit epilepsi mungkin juga akan menyerang anda.
  • Seorang yang menderita penyakit kista, stroke, dan tumor diotak serta gangguan umum vistabular yang akan rentan terserang penyakit epilepsi.
Pencegahan Penyakit Ayan Anak dapat dilakukan dengan mengurangi resiko terjadinya kambuhan. Pada penderita penyakit ayan jika tidak dilakukan pengobatan atau pencegahan maka kambuhan akan sering dialami. Pencegahan tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan obat tradisional.

Berikut ini beberapa resep yang dapat anda gunakan untuk pengobatan dan pencegahan dari penyakit epilepsi antara lain :

  • Dengan menggunakan lidah buaya. Lidah buaya memiliki banyak manfaat untuk berbagai jenis penyakit salah satunya untuk Pencegahan Penyakit Ayan Anak. Cara mengolah lidah buayan ini anda cukup membersihkan lidah buaya dari kulitnya dan merebus lidah buaya tersebut. Anda dapat meminum rebusan lidah buaya tersebut untuk obat ayan dan pencegahan yang dapat anda lakukan untuk penyakit epilepsi.
  • Atau dapat juga dnegan menggunakan daun meniran yang memiliki banyak kandungan seperti : phyllanthin, hypophyllanthin, niranthin, nirtetrali, nirurin, nirurinetin, norsecurinine, phyllanthenol, phyllnirurin, phylltetrin, quercitrin, quercetin, ricinoleic acid, rutin, salicylic acid methyl ester, garlic acid, ascorbic acid, hinokinin, hydroxy niranthin, isolintetralin, dan isoquercetin. Dan akar serta daun dari menitan ini yang mengandung kaya akan senyawa flavanoid seperti phyllanthin, hypophyllanthin, qeurcetrin, isoquercetin, astragalin, dan rutin.Cara pembuatannya cukup mudah bersihkan daun meniran, daun jinten, daun sambung nyawa, sambiloto hingga bersih. Setelah bersih rebus dengan 600 cc air sambil anda tambahkan gula. Tunggu hingga mendidih dan airnya surut sampai sisa setengahnya. Saring dan minum ramuan tersebut selagi hangat. Anda dapat mengkonsumsinya 2 kali dalam sehari.

Pencegahan Penyakit Ayan Anak 

Posted in Penyakit Ayan | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Ayan Epilepsi

Ayan epilepsi yang merupakan jenis penyakit syaraf tahunan yang timbul karena serangan berulang-ulang.Tidak banyak yang tahu jika epilepsi atau yang lebih banyak dikenal masyarakat dengan istilah ayan merupakan penyakit syaraf manusia.

Pada penderita syaraf manusia jenis ini, jutaan sel saraf (neuron) yang terdapat dalam tubuh mempunyai tugas untuk mengkoordinasikan seluruh aktivitas manusia. Pada penderita syaraf ini, sinyal-sinyal yang berhubungan dengan perasaan, penglihatan,berpikir dan bergerak tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Gejala Penyakit Ayan Epilepsi

Gejala dari penyakit epilepsi ini dapat muncul tergantung pada tingkat keparahan dan jenis penyakit epilepsi itu sendiri. Penyakit ini dapat juga ditemukan dan mempengaruhi setiap bagian dari tubuh anda sehingga sensasi yang terjadi pada tubuh anda pun berbeda-beda. Saat ayan epilepsi penyerang anda, gejala yang muncul mungkin kedua mata anda sebagai penderita akan terus menatap sering berkedip, dan kedutannya kelopak mata serta anggota tubuh anda lainnya.

Selain gejala tersebut, penderita juga kemungkinan akan mengalami pusing dan pingsan, disertai kehilangan ingatan setelah sadar. Jari-jari yang berkerut dan posisi bibir yang miring pun dapatb terjadi setelah penyakit ini menyerang. Gigi penderita yang menggertak, lidah berada diantara gigi dan keluar air lius dari dalam mulut juga bisa menjadi gejala yang paling umum ditemua pada penderita penyakit ayan epilepsi.

Penting bagi anda untuk mengetahui dengan jelas dari penyakit ayan epilepsi, sehingga anda dapat menjalani perawatan lebih awal dan dapat memberikan peluang untuk kesembuhan yang lebih besar. Dalam dunia medis terdapat beberapa macam pengobatan yang mungkin diberikan untuk menangani epilepsi. Berikut ini beberapa jenis penyakit epilepsi yang perlu anda ketahui untuk penjalani pengobatan yang tepat :

  • Simptomatic partial epilepsy, jenis penyakit epilepsi yang biasanya ditemukan pada orang dewasa dan kemungkinan jenis ini disebabkan karena tumor, stroke, dan luka yang besar.
  • Simptomatic generalized epilepsy, jenis penyakit epilepsi yang memiliki ciri melebarkan kerusakan yang terjadi pada otak anda dan kemungkinan jenis ini disebabkan karena cedera yang dialami pada masa kecil.
  • Idiopathic generalized epilepsy, jenis penyakit epilepsi yang satu ini merupakan jenis yang muncul akibat dari penyakit keturunan dari keluarga penderita.
  • Idiopathic partial epilepsy, jenis penyakit epilepsi yang disebabkan karena adanya penyakit turunan, bisa juga tidak. Biasanya jenis penyakit ini akan muncul ketika penderita masih kanak-kanak.

Penyebab Penyakit Ayan Epilepsi

Umumnya penyakit epilepsi atau ayan ini mungkin disebabkan oleh adanya kerusakan yang terjadi pada otak dalam proses kelahiran, luka di kepala, penyakit stroke, tumor otak, alkohol. Kadang-kadang ayan mungkin juga karena genetika, tapi ayan bukan penyakit keturunan. Namun untuk penyebab pastinya belum diketahui sampai saat ini. Namun penyakit epilepsi ini cukup beragam. Adapun penyebab lain dari penyakit ini adalah :

  • Perubahan kimia yang terjadi di dalam otak penderita
  • Gangguan fisik dan mental.
  • Cidera yang anda alami pada kepala ketika mengalami kecelakaan.
  • Luka pada masa kehamilan
  • atau dapat juga disebabkan karena pengaruh dari lingkungan sekitar penderita.

Yang harus dilakukan jika disekitar anda ada orang yang mengalami serangan epilepsi yang disertai kehilangan kesadaran adalah :

  • Segera amankan penderita dari benda berbahaya, kemudian Rebahkan dengan kepala miring ke samping
  • Longgarkan baju agar tidak menutupi jalan pernafasan dan jangan memasukkan benda keras kedalam mulutnya.
  • Biarkan Penderita Penyakit Epilepsi atau Ayan beristirahat dengan nyaman. Jika penderita terluka atau terjadi serangan susulan terus menerus segera bawa ke dokter terdekat.

Adapun beberapa jenis obat yang mungkin digunakan untuk penyakit ayan epilepsi yaitu, carbamazepine, valproate, lamotrigin, oxcarbazepine, dan fenitoin. Obat ini membutuhkan resep dari dokter yang sudah memeriksa anda dengan dosis kecil dan cocok untuk semua jenis penyakit epilepsi. Namun, jika dokter yang merawat anda telah mendiagnosis dan telah mengetahui penyakit epilepsi yang anda erit secara spesifik, baka obat-obatan yang diberikan mungkin akan berubah. Obat epilepsi tersebut diantaranya obat clonazepam, phenobarbital dan Primidone. Obat-obatan yang baru diberikan kepada anda pun dibuat dengan tujuan untuk mengobati penyakit epilepsi yang anda derita, seperti beberapa obat baru yang termasuk tiagabine, topiramate, levetiracetam, gabapentin dan felbamate.

Pencegahan Penyakit Ayan Epilepsi

Penyakit epilepsi yang menyerang diri anda mungkin tidak dapat disembuhkan namun penyakit ini dapat dicegah. Salah satu cara yang mungkin dapat anda lakukan untuk mencegah penyakit ini adalah dengan menghindari cedera yang mungkin terjadi pada kepala anda. Lindungi kepala anda saat berkendara di jalan raya, khususnya pada anda yang sering mengendarai motor dan sepeda. Anda dapat menggunakan helm untk melindungi kepala anda dari kemungkinan terjadinya cedera jika anda mengalami kecelakaan.

Pncegahan yang mungkin anda lakukan untuk penyakit ayan epilepsi selain dengan cara diatas adalah seperti mengidentifikasi adanya gangguan kejang pada anak sejak dini. Pencegahan kejang ini dilakukan dengan cara menggunakan obat-obatan seperti obat antikonvulsan. Obat antikonvulsan yang dilakukan atau diberikan secara bijaksana dan memodifikasi daya hidup merupakan bagian dari rencara yang dilakukan guna untuk mencegah penyakit ayan yang anda derita kambuh kembali.

Ayan Epilepsi

Posted in Penyakit Ayan | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Penyakit Ayan Epilepsi

Kejang-kejang merupakan salah satu tanda gejala penyakit ayan epilepsi. Penyakit ayan atau Epilepsi adalah penyakit yang disebabkan oleh kelainan saraf pada otak yang belum diketahu pasti penyebabnya. Namun beberapa hal di anggap menjadi penyebab secara tidak langsung untuk penyakit yang satu ini. Salah satunya adalah faktor cedera pada kepala saat mengalami kecelakaan. Penyakit tumor otak, Penyakit stroke, dan beberapa penyakit berbahaya lainnya .

Penyebab Gejala Penyakit Ayan Epilepsi

Dilihat dari penyebabnya, penyakit epilepsi ini dibagi menjadi 2 golongan yang berbeda, yaitu :

  1. Epilepsi primer atau epilepsi idiopatik yang hingga kini tidak atau belum ditemukan apa yang menjadi penyebabnya. Pada golongan penyakit ini tidak ditemukan kelainan pada jaringan otak. Diduga terdapat kelainan atau gangguan lain yang disebabkan dari keseimbangan zat kimiawi dalam sel syaraf pada area jaringan otak yang abnormal.
  2. Epilepsi sekunder yaitu penyakit epilepsi yang penyebabnya sudah diketahui. Hal tersebut berarti bahwa pada golongan ini telah diketahui gejala penyakit ayan epilepsi yang timbul, atau akibat dari adanya kelainan pada jaringan otak anda. Kelainan ini disebabkan karena telah anda bawa sejak anda masih bayi atau adanya jaringan parut sebagai akibat dari adanya kerusakan otak pada waktu anda lahir.

Penyebab spesifik dati penyakit epilepsi itu sendiri adalah :

  1. Cedera yang terjadi pada kepala anda yang menyebabkan adanya kerusakan pada otak anda.
  2. Terdapat kelainan yang terjadi selama perkembangan janin atau selama masa kehamilan ibu, seperti ibu yang sedang mengandung namun mengkonsumsi obat-obatan tertentu yang berakibat dapat merusak otak janin, mengalami infeksi, minum alkohol, atau juga mengalami cedera.
  3. Mengidap penyakit tumor otak yang merupakan penyebab timbulnya gejala penyakit epilepsi atau ayan yang tidak umum terutama terjadi pada anak-anak.

Gejala Penyakit Ayan Epilepsi

Berikut ini adalah beberapa gejala yang paling umum terjadi pada sebagian dari anda yang menderita penyakit epilepsi, diantaranya adalah :

  • Kejang parsial simplik, yang dimulai dengan muatan listrik yang terjadi di bagian otak tertentu dan tetap terbatas di daerah tertentu. Penderita penyakit epilepsi akan mengalami sensasi, gerakan atau kelainan psikis yang abnormal, tergantung pada daerah otak anda yang terkena atau yang mengalami muatan listrik.
  • Kejang paersial kompleks, kejang yang dimulai dengan hilangnya kontak penderita dengan lingkungan yang ada disekitarnya selama 1 hingga 2 menitan. Penderita akan menjadi goyak atau tidak dapat berdiri tegak, menggerakkan lengan dan tungkainya dengan cara yang menurut anda aneh dan tanpa ada tujuan. Penderita yang mengalami kejang ini juga akan mengeluarkan suara yang tidak memiliki arti serta tidak mampu untuk memahami apa yang dikatakan oleh orang lain, dengan kata lain penderita akan menolak pertolongan atau bentuan yang akan diberikan untuknya.
  • Kejang petit mal, gejala penyakit ayan epilepsi yang dimulai pada masa kanak-kanak. Biasanya kejang ini terjadi sebelum anak berusia 5 tahun. Penderita yang mengalami gejala ini hanya akan menatap, kelopak mata bergetar atau oto wajahnya berkedut-kedut selama 10-30 detik. Penderita tidak memberikan respon apapun terhadap orang disekitar namun penderita tidak akan terjatuh, baik pingsan ataupun tersentak-sentak.

Pengobatan Penyakit Ayan

Untuk mengatasi dan mengobati gejala penyakit ayan epilepsi ni sendiri diperlukan kerajinan untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat dan teratur pada penderita. Jangan mengkonsumsi minuman beralkohol. Perbanyak makan buah dan sayur serta usahakan untuk selalu membuatnya merasa bahagia karena perasaan bahagia akan membuat kerja otak menjadi rilex dan ringan.

Untuk mengatasi gejala yang timbuk akibat penyakit ayan atau epilepsi ini anda juga dapat menggunakan obat ayan atau epilepsi yang herbal. Obat herbal tersebut berasak dari alam yang mudah untuk anda dapatkan yaitu dengan daun pegagan.Anda cukup menyiapkan beberapa lembar daun pegagan yang sudah dikeringkan, kemudian ditumbuk hingga halus. Ambil satu sendok makan daun pegagan yang sudah halus dan seduh dengan ¾ gelas air mendidih yang ditambahkan dengan 1 sendok makan madu murni.

Aduk hingga merata dan dan diamkan sebentar agar tidak terlalu panas. Anda dapat mengkonsumsi ramuan ini dalam keadaan hangat sebagai pengganti menum teh yang biasa anda lakukan. Mengkonsumsi ramuan daun pegagan ini dapat anda lakukan selama beberapa hari jika anda merasakan haus hingga gejala penyakit ayan epilepsi anda berkurang sedikit demi sedikit.

Pencegahan Penyakit Ayan atau Epilepsi

Penyakit ayan tidak dapat disembuhkan secara total. Namun, usaha untuk menghindarkan penderita  dari air (kolam renang, sungai atau laut), api atau tempat ketinggian dapat menjadi cara untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kambuhan penyakit ayan atau epilepsi yang anda derita. Karena jika terjadi serangan ayan secara tiba-tiba akan sangat membahayakan nyawa penderita. Minumlah obat dengan dosis kecil terlebih dulu baru setelah itu meningkat ke dosis yang lebih tinggi agar efek sampingnya tidak terlalu merugikan tubuh.

Pencegahan lain yang dapat anda lakukan untuk menghindari adanya gejala dari penyakit ayan atau epilepsi ini adalah dengan berusaha untuk menjaga agar tidak terjadicedera kepala. Cedera yang terjadi pada kepala anda merupakan salah satu penyebab yang paling utama yang dapat anda cegah. Dengan mencegah terjadinya cedera pada kepala anda juga dapat mencegah munculnya gejala penyakit ayan epilepsi pada diri anda.

Gejala Penyakit Ayan Epilepsi

Posted in Penyakit Ayan | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pertolongan Pertama Penyakit Ayan

Pertolongan pertama penyakit ayan yang dapat diberikan adalah dengan melonggarkan semua pakaian yang dikenakan penderita. Penyakiit epilepsi atau ayan adalah merupakan gejala kompleks dari banyak gangguan fungsi otak yang dikarakteristikan oleh kejang berulang. Kejang merupakan akibat dari pembebasan listrik yang tidak terkontrol dari sel saraf korteks serebral yang ditandai dengan serangan tiba-tiba , terjadi gangguan kesadaran ringan, aktivitas motorik, dan gangguan fenomena sensori. Epilepsi adalah sindroma otak kronis dengan berbagai macam etiologi dengan ciri-ciri timbulnya serangan paroksismal dan berkala akibat lepas muatan listrik neuron-neuron otak secara berlebihan dengan berbagai manifestasi klinik dan labaratorik.

Pertolongan Pertama Penyakit Ayan

Melihat seseorang mendapat serangan epilepsi, apalahi jika ini adalah pengalaman pertama anda, adalah pengalaman yang cukup menegangkan. Namun, epileptik tidak akan membahayakan anda.

10 langkah pertolongan pertama penyakit ayan atau epilepsi yang dapat anda lakukan adalah:

  1. Jika anda mendapati teman, saudara, atau penderita penyakit epilepsi lain berusahalan untuk tidak panik dan tetap tenang agar anda dapat berfikir dengan cepat apa yang harus anda lakukan untuk menolong penderita.
  2. Perhatikanlah sekeliling anda. Apakah orang itu berada di tempat yang berbahaya atau tidak, misalnya penderita mengalami serangan gejala epilepsi di dekat api, kolam atau tangga? Jika kambuhan terjadi si tempat yang tidak berbahaya, maka jangan pindah mereka. Cukup anda memindahkan benda-benda dari sekitar penderita yang menurut anda itu berbahaya baik untuk penderita maupun untuk orang disekitar penderita, misalnya meja dan lemari agar tidak jatuh menimpa penderita jika tertabrak.
  3. Pertolongan Pertama Penyakit Ayan adalah dengan mencatat lamanya serangan yang dialami penderita. Jika serangan berlangsung selama 5 menit tanpa berhenti, segera panggil ambulans atau siapkan kendaraan untuk mengantarnya ke rumah sakit. Agar penderita mendapatkan pertolongan yang tepat untuk pengobatan penyakit ayan yang dialami.
  4. Temani penderita saat terjadi kambuhan merupakan salah sat8u pertolingan pertama penyakit ayan yang mudah. Jika mereka tidak ambruk, tapi terlihat kosong atau bingung, tuntun mereka menjauh dari bahaya apapun yang ada disekitar. Berbicaralah dengan tenang agar penderita tidak kaget mendengar suara anda.
  5. Jika penderita penyakit epilepsi atau ayan ambruk saat mengalami serangan, letakkan sesuatu yang lembut dibelakang kepala penderita. Misalnya: bantal atau baju.
  6. Pertolongan pertama penyakit ayan yang lainnya yang dapat anda lakukan adalah jangan pernah berusaha untuk menahan gerakan kejang yang terjadi pada penderita penyakit ayan. Apabila anda menahan gerakan penderita justru dapat melukai penderita itu sendiri.
  7. Jangan masukkan benda atau alat apapun ke mulut mereka. Mereka tidak akan mengigit lidah, anda jangan kawatir. Justru dengan anda memasukkan benda atau jari anda kedalam mulut penderita akan melukai jari anda dan akan membuat penderita muntah.
  8. Periksa kembali waktu penderita mengalami serangan. Jika kejang berlangsung lebih dari 5 menit, panggil ambulans.
  9. Sesudah kejang berhenti, letakkan mereka di posisi pemulihan dan periksa apakah pernafasan mereka kembali normal. Periksa mulut mereka untuk memastikan tidak ada benda yang menghalangi saluran pernafasan, misalnya makanan atau gigi palsu. Jika mereka sulit bernafas, segera panggil ambulans.
  10. Tetap bersama mereka hingga mereka benar-benar pulih. Jika mereka terluka atau mendapat serangan lanjutan, pertolongan pertama penyakit ayan yang dapat anda lakukan hanyalah sesegera mungkin panggil ambulans.

Selain menggunakan cara diatas pertolongan pertama penyakit ayan yang dapat anda lakukan adalah dengan melakukan pengobatan. Pengobatan yang dilakukan bukan hanya untuk pertolongan namun juga dapat digunakan untuk pencegahan terjadinya kambuhan.

Pengobatan Penyakit ayan

Pengobatan penyakit ayan ini dapat dilakukan dengan pemberian obat antikonvulsan dengan kemungkinan yang diberikan selama seumur hidup penderita penyakit epilepsi. Terdapat beberapa jenis obat yang dapat anda gunakan untuk penderita penyakit epilepsi ini seperti fenitoin, carbamazepin, valproat yang memberikan pengaruh yang sama pada kejang fokal dan yang umum. Semua kegiatan atau pertolongan penyakit ayan yang anda lakukan untuk penderita ini mungkin akan selalu memberikan efek samping. Misalnya efek samping yang didapat akibat dari konsumsi obat antikonvulsan yang merugikan berhubungan dengan tingkat dosis yang diberikan oleh dokter dan sifat dari obat tersebut yang ringan.

Setelah anda selesai memberikan pertolongan pertama penyakit ayan yang sudah dijelaskan diatas, anda dapat memberikan obat untuk penyakit epilepsi tradisional yang dapat anda buat dirumah. Anda dapat memanfaankan khasiat daun meniran yang dapat anda ambil untuk pengobatan dan pencegahan penyakit ayan atau epilepsi. Kandungan yang terdapat dalam tanaman meniran ini seperti hyllanthin, hypophyllanthin, niranthin, nirtetrali, nirurin, nirurinetin, norsecurinine, phyllanthenol, phyllnirurin, phylltetrin, dan masi banyak lagi.

Cara pengolahan dari tanaman ini adalah merebus ¾ genggam daun meniran dengan 3 gelas air bersih. Tunggu hingga rebusan mendidih dan surut menjadi ¾ nya. Angkat ramuan tersebut dan diamkan hingga dingin.  Setelah dingin tambahkan madu secukupnya sesuai dengan selera anda lalu anda dapat meminum ramuan daun meniran ini secara rutin. Lakukan konsumsi ramuan ini 3 kali sehari selama anda masih merasakan keluhan mengenai penyakit epileis yang anda derita. Selain untuk penyakit epilepsi ternyata tanaman meniran ini juga memiliki khasiat lain yang dapat menyembuhkan penyakit seperti penyakit kulit dan asam urat yang tinggi.

Pertolongan Pertama Penyakit Ayan

Posted in Penyakit Ayan | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pertolongan Pertama Pada Penyakit Ayan

Pertolongan pertama pada penyakit ayan dapat anda lakuka secara tenang dan tidak panik. Penyakit epilepsi atau Ayan, atau menurut bahasa medis disebut dengan epilepsi.  Adalah serangan mendadak kepada seseorang dalam bentuk kejang dan kemudian tidak sadarkan diri. Hal ini disebabkan adanya impuls elektrolit yang tidak wajar dalam otaknya, karena sesuatu yang belum bisa terjabarkan. Keadaan ini tentunya membuat orang disekitarnya kaget dan bereaksi menjauh.  Segera berikan pertolongan karena keterlambatan pertolongan dapat berakibat fatal pada penderita.

Pertolongan Pertama Pada Penyakit Ayan

Pertolongan Pertama Pada Penyakit Ayan

Gejala Penyakit Ayan

Terkadang sebelum serangan terjadi, anak dapat merasakan aura sebuah sensasi yang dirasakan setiap sebelum terjadinya kejang. Aura dapat berupa rasa geli di tangan atau/ dan kaki, kram, melihat garis merah, melihat benda metalik, rasa geli di kepala, kepala nyut-nyutan, mata kedutan, merasa ketakutan, seperti ada angin berhembus di telinga, mendengar suara-suara, kepala terasa ringan, mencium bau yang kuat (bermacam-macam bau dari bau bunga hingga bau busuk) dan masih banyak lainnya. Aura tidak dirasakan oleh semua anak yang mengalami epilepsi dan aura dapat berbeda untuk setiap anak. Penderita yang merasakan aura dapat berbeda untuk setiap anak. Penderita yang merasakan aura sebelum kejang dapat memberitahu kepada orang disekitarnya bahwa dirinya akan mengalami kejang.

Pertolongan pertama pada penyakit ayan

Beberapa hal yang harus anda lakukan ketika serangan datang adalah :

  • Tetap tenang dan tidak panik
  • Kendorkan semua pakaian yang dikenakan yang ketat terutama di sekitar leher.
  • Posisikan anak terlentang dengan kepala miring. Bersihkan muntahan atau lendir di mulut atau hidung. Walaupun kemungkinan lidah tergigit, jangan memasukkan sesuatu ke dalam mulut.
  • Observasi bentuk dan lama kejang.
  • Tetap bersama pasien selama kejang.
  • Bawa anak ke dokter atau rumah sakit bila kejang berlangsung 5 menit/lebih atau anak mengalami kejang berulang. Tujuan utama terapi epilepsi adalah tercapainya kualitas hidup optimal untuk anak sesuai dengan perjalanan penyakit epilepsi dan disabilitas fisik maupun mental yang dimilikinya. Untuk tercapainya tujuan tadi diperlukan beberapa upaya, antara lain menghentikan bangkitan, dan mengurangi frekuensi bangkitan tanpa efek samping atau dengan efek samping yang minimal.
  • Pertolongan pertama pada penyakit ayan yang dapat anda lakukan saat masih berada dirumah adalah dengan pengobatan awal yang diberikan pada penderita saat mengalami kejang dengan durasi yang lama. Pengobatan tersebut dilakukan dengan menggunakan midazolam atau jenis pengobatan yang diletakkan dimulut.

Penyebab Penyakit Ayan

Penyebab yang mendarasi dari penyakit ini adalah sebagai masalah genetik, struktual, atau metabolisme, namun dalam beberapa kasus penyakit ini tidak diketahiu apa penyebabnya. Genetik, cacat bawaan dari lahir, dan gangguan perkembangan mungkin lebih umun dialami oleh merekan yang lebih muda. Sedangkan gejala penyakit tumor otak, stroke, atau penyakit lainnya mungkin akan lebih sering dialami oleh penderita penyakit epilepsi yang lebih tua.

Penyebab lainnya yang menjadi faktor pemicu penyakit epilepsi ini adalah penyakit keturunan seperti fenilketinuria, sclerosis tuberose, dan neurofibromatosis yang mungkin dapat menjadi penyebab kejang-kejang pada penderita penyakit ayan atau epilepsi. Serta dapat juga karena kecenderungan yang timbulnya epilepsi yang diturunkan.

Pertolongan Pertama Pada Penyakit Ayan

Pertolongan yang dapat diberikan dengan pemberian anti konvulsan seperti :

  • Fenitoin yang berfungsi untuk kejang umum, kejang tonik klonik, dan pencegahan kejang pada pasien yang trauma kepala dengan dosis penggunaan awal 5 mg/kg/hari dan untuk pemeliharaan 20 mg/kg/hari selama 6 jam.
  • Primidon yang sering digunakan untuk terapi kejang parsial dan kejag tonik-klonik dengan dosis penggunaan 100 hingga 125 mg yang dikonsumsi sebanyak 3 kali dalam sehari.

Pertolongan yang dapat diberikan dengan obat herbal seperti :

– Anda dapat memanfaatkan tanaman ciplukan yang sering tumbuh dihalaman rumah anda. Ciplukan dipercara dapat mengurangi resiko terjadinya kejang kambuhan pada penderita penyakit ayan atau epilepsi ini. Dengan kata lain ciplikan dapat digunakan untuk obat ayan. Bagian dari tanaman ini yang dapat anda gunakan adalah buahnya. Anda cukup mengambil 8 hingga 10 buah ciplukan yang sudah masak. Cuci hingga bersih dan anda dapat langsung mengkonsumsinya. Konsumsi buah ini setiap hati untuk pertolongan pertama pada penyakit ayan yang berguna segaligun untuk pencegahan.

– Cabe jawa mengandung zat pedas piperine, minyak menguap, alpha amirin, fenenol, dll. Cabe jawa memiliki sifat untuk menghilangkan rasa sakit. mencegah keguguran, menghentikan pendarahan, sebagai obat masuk angin dan tentunya juga bermanfaat untuk penyakit epilepsi yang anda derita. Pertolongan pertama pada penyakit ayan yang dapat dilakukan dengan ramuan cabe jawa. Siapkan 5 gram cabe jawa yang sudah kering. Tumbuk hingga halus dan campurkan ramuan tersebut dengan madu secukupnya. Seduh dengan sedikit air dan ramuan ini langsung dapat anda konsumsi.

Pertolongan pertama pada penyakit ayan juga dapat dilakukan dengan terapi. Terapi ini dilakukan dengan tujuan untuk mencapai kualitas hidup yang lebih optimal bagi penderita penyakit epilepsi dengan harapan pengobatan melalui terapi yang dilakukan bagi penderita epilepsi adalah agar terhindar dari adanya bangkitan kejang yang mungkin akan terjadi kembali, bahkan dapat mencapai keadaan penderita terbebas dari kambuhan kejang.

Pertolongan Pertama Pada Penyakit Ayan

 

Posted in Penyakit Ayan | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Sakit Ayan

Soal apa yang menjadi penyebab sakit ayan atau penyakit epilepsi memang belum diketahui secara jelas Penyakit epilepsi/ ayan memang bisa terjadi karena faktor genetika namun bukanlah penyakit keturunan. Selain itu, kerusakan otak ketika proses kelahiran, stroke, luka kepala, tumor otak dan pengaruh alkohol merupakan penyebab penyakit epilepsi.

Penyebab Sakit Ayan

Penyebab penyakit epilepsi ini adalah serangan kejang (konvulsi) dapat ditimbulkan pleh hipoglikemi, eclampsi, meningitis atau encefalitis juga oleh kecelakaan atau luka di otak seperti abses, tumor, atau arteriosklerosis pada orang diatas usia 50 tahun, yang dinding pembuluh otaknya telah mengeras. Konvulsi dapat juga dikarenakan keracunan timah hitan atau obat (petidin). hanya sekitar 20% penderita epilepsi tidak diketahui penyebabnya.

Kebanyakan kasus ayan tidak diketahui penyebabnya. Beberapa factor yang dimungkinkan dapat mengakibatkan ayan adalah tumor otak, infeksi selaput otak, luka kecelakaan, dan penyakit darah pada otak. Perawatan dan pengobatannya ditujukan untuk menghilangkan penyebabnya (jika diketahui).

Penyebab spesifik dari penyakit ini adalah :

  1. Penyakit tumor otak yang merupakan penyebab penyakit epilepsi yang tidak umum terutama pada anak-anak.
  2. Mengalami cedera kepala yang dapat menyebabkan kerusakan yang terjadi pada otak.
  3. Penyumbatan pembuluh darah otak atau kelainan pembuluh darah pada otak.
  4. Terjadi radang infeksi infeksi pada otak atau pada selaput otak.
  5. Kelainan yang terjadi pada saat kelahiran, seperti kurang oksigen yang mengalir ke otak, kerusakan yang terjadi krena tindakan.

Diagnosis Penyebab Sakit Ayan

Diagnosis untuk memeriksa penyakit epilepsi ini dapat dilakukan berdasarkan dari deskrisi kejang dan peristiwa seputar kejang yang dialami. Diagnosis yang dilakukan dapat menggunakan :

  1. Elektroensefalogram yang dapat digunakan untuk membantu memberikan sedikit gambaran dari aktivitas yang terjadi di dalam otak penderita yang akan menunjukkan resiko terjadinya serangan pada penderita penyakit epilepsi. Pemeriksaan dengan elektroensefelogram ini hanya direkomendasikan untuk penderita penyakit epilepsi yang menunjukkan kejang epileptik sebagai penyebab munculnya kejang tersebut.Pada anak-anak penderita penyakit epilepsi ini biasanya hanya memerlukan pemeriksaan elektroensefelogram ini setelah adanya kejadian kejang kedua. Pemeriksaan dapat digunaka untuk menyingkirkan diagnosis, dan dapat menyebabkan tanda positif palsu pada mereka yang tidak mengidap penyakit ayan atau epilepsi ini. Apabila dokter anda akan melakukan diagnosis penyebab sakit ayan dengan pemeriksaan elektroensefelogram ini maka akan dilakukan pada situasi tertentu yang mungkin akan membantu anda apabila pemeriksaan dilakukan ketika penderita tertidur atau dalam keadaan kurang tidur.
  2. Pencitraan diagnostik menggunakan CT scan dan MRI direkomendasikan setelah kejang non-febril pertama untuk mendeteksi adanya masalah struktural di dalam dan sekitar otak. MRI pada umumnya merupakan tes pencitraan yang lebih baik kecuali bila dicurigai terjadi pendarahan, dimana CT lebih sensitif dan lebih mudah dilakukan. Bila seseorang masuk ke ruang gawat darurat dengan kejang tetapi pulih dengan cepat, pemeriksaan pencitraan dapat dilakukan kemudian. Bila sebelum melakukan pencitraan ini seseorang telah didiagnosis epilepsi dengan pemeriksaan pencitraan, pemeriksaan pencitraan ulang tidak diperlukan walaupun terjadi kejang kembali.

Banyak cara alternatif atau pengobatan tradisional yang dapat dilakukan untuk mengatasi penyebab sakit ayan ini, salah satunya adalah dengan ramuan dibawah ini :

Resep 1. 

Bahan-bahan yang diperlukan : Daun seruni putih 1/4 genggam, daun kaki kuda 1/3 genggam, daun sembung manis 1/4 genggam, daun poko 1/5 genggam, daun jinten 1/4 genggam, kulit kina 2 jari, gula enau 3 jari.

Cara pembuatan : Semua bahan dicuci hingga bersih dan dipotong-potong seperlunya. Lalu direbus dengan air bersih 5 gelas dan tunggu hingga mendidih. Setelah mendidih biarkan air surut sampai tinggal kira-kira setengahnya. Angkat dan diamkan, sesudah ramuan dingin disaring lalu diminum 3 kali sehari 1/2 gelas untuk obat epilepsi anda.

Resep 2.

Bahan-bahan yang diperlukan : lidah buaya 600 gram dan air bersih sebanyak 600 cc atau sekitar 3 gelas.

cara pembuatan : sebelumnya anda harus memisahkan lidah buaya dari kulit dan dagingnya. Kemudian cuci daging putihnya hingga bersih dan masukkan dalam 600 cc air. Rebus hingga mendidih dan tunggu hingga airnya surut menjadi setengahnya. Angkat dari api dan diamkan supaya ramuan dingin. Konsumsi ramuan lidah buaya tersebut sebanyak 2 kali dalam sehari.

Resep 3. 

Bahan-bahan yang diperlukan : daun jinten 30 gram, daun sambung nyawa 7 lembar, daun meniran 30 gram, sambiloto 30 gram, dan air sebanyak 600 cc.

Cara pembuatan : cuci bersih semua bahan yang sudah disediakan. Rebus dalam 600 cc air hingga mendidih dan air rabusan sersebut surut menjadi setengahnya. Setelah ramuan matang saring dan minum selagi masih hangat. Konsumsi ramuan ini 2 kali sehari hingga penyebab sakit ayan anda membaik dan bahkan menghilang.

Pencegahan Penyebab Sakit Ayan

Pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan mengurangi cedera yang terjadi pada kepala. Berikut ini adalah kerentanan tubuh teradap serangan penyakit epilepsi seperti :

  • Epilepsi dapat menyerang tubuh anak-anak dan juga orang dewasa yang berusia diatas 65 tahun.
  • Seorang pria lebih rentan akan terserang penyakit epilepsi dibandingkan dengan wanita.
  • Memiliki salah satu anggota keluarga dengan riwayat penyakit epilepsi
  • Seseorang yang mengidap penyakit stroke, tumor, kista, atau gangguan umum vaskular lainnya.
  • Seseorang yang menderita penyakit infeksi pada otak, seperti halnya dengan penderita penyakit meningitis atau yang sering kita kenal dengan sebutan atau nama penyakit radang selaput.

Penyebab Sakit Ayan

Posted in Penyakit Ayan | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Sakit Ayan

Gejala sakit ayan yang paling menonjol adalah kejang kejang. Penyakit epilepsi ini perlu anda kenali lebih dalam penyebabnya untuk pencegahan. Epilepsi atau ayan ditandai dengan kecenderungan mengalami kejang berulang. Dua persen penduduk dewasa pernah mengalami kejang dan sepertiga kelompok tersebut mengalami epilepsi.

Sebab pasti  dari penyakit ayan untuk sampai saat ini belum dapat diketahui dengan jelas. Sebab utama yang dapat diketahui adalah karena kelainan saraf di otak yang diakibatkan, misalnya tumor otak dan pernah mengalami kecelakaan.


Bila penyakit ini akan kambuh, si penderita biasanya merasa pusing, pandangan berkunang-kunang, alat pendengaran kurang sempurna. Keringat berlebihan dan mulut berbusa, sesaat kemudian jatuh pingsan dan diiringi jeritan, semua urat-uratnya kejang dan lidah sering luka karena tergigit. Sulit bernapas, muka merah atau kebiruan. Biasanya selama terserang ayan, mata tertutup dan akhirnya tertidur pulas lebih dari 15 menit dan lain-lain.

Pengobatan Penyakit Ayan

Pengobatan gejala sakit ayan atau sawan adalah dengan :

  1. Akar senggani 8 jari, dicuci hingga bersih dan dipotong-potong seperlunya. Direbus dengan menggunakan air bersih sebanyak 3 gelas dan biarkan tetap mendidih hingga tinggal seperempatnya. Diamkan hingga dingin, sesudah dingin disaring lalu diminum dengan madu sebanyak 3 kali sehari 3/4 gelas. Pada tumbuhan senggani ini memiliki kandungan kimia seperti : Daun senggani mengandung saponin, flavonoida, dan tanin. Selain untuk meringankan gejala sakit ayan tanaman ini juga dapat digunakan untuk menyembuhkan beberapa penyakit lain seperti  penyakit diare, hepatitis, ; Keputihan (leukorea), sariawan, haid berlebihan, wasir darah, dan masih banyak lagi penyakit lainnya.
  2. jahe satu ibu jari dan akar baru cina (Artemisia) satu genggam dicuci hingga bersih. Rebus dalam air bersih sebanyak empat gelas. Tambahkan  gula enau satu ibu jari, dan tunggu hingga mendidih. Biarkan air tebusan tetap mendidih hingga airnya akan surut menjadi setengahnya. Dikonsumsi ramuan ini dua kali sehari sebanyak satu gelas untuk meringankan gejala sakit ayan yang anda derita.

Gejala Sakit Ayan

Gejala-gejala yang ditimbulkan dari sakit ayan atau epilepsi dapat terjadi tergantung dari pada tingkat keparahan dan jenis penyakit epilepsi itu sendiri. Penyakit ini dapat ditemukan dan mempengaruhi setiap bagian tubuh, sehingga sensasinya pun berbeda-beda.Saat penyakit ayan atau epilepsi menyerang anda, gelaja yang akan ditunjukkan mungkin seperti kedua mata penderita yang akan terus menatap, sering berkedip, dan berkedutnya kelopak mata serta anggota tubuh lainnya.

Gejala sakit ayan lainnya yang mungkin akan muncul adalah penderita juga kemungkinan akan mengalami pusing dan pingsan, disertai kehilangan ingatan setelah sadar. Jari-jari berkerut dan posisi bibir miring dapat terjadi setelah penyakit ini menyerang. Gigi menggertak, lidah berada di antara gigi dan keluar air liur pun bisa menjadi gejala yang umum ditemui pada penderita epilepsi. Berikut beberapa tipe yang menentukan gejala sakit ayan seperti :

  • Idiopathic Generalized Epilepsy. Tipe ini termasuk tipe gejala yang berasal dari penyakit turunan dari keluarga.
  • Idiopathic Partial Epilepsy. Pada tipe ini gejala mungkin dapat disebabkan karena penyakit turunan, namun bisa juga tidak. Tetapi tipe ini akan muncul ketika penderita masih anak-anak.
  • Symptomatic Generalized Epilepsy. Tipe ini memiliki ciri dengan melebarkan kerusakan yang terjadi pada otak penderita. Kemungkinan disebabkan cedera pada masa kecil.
  • Symptomatic Partial Epilepsy. Biasa ditemukan pada orang dewasa. Kemungkinan dikarenakan tumor, stroke dan luka berat.

Penyebab Sakit Ayan

Pola makan yang anda gunakan juga bisa menjadi penyebab munculnya gejala sakit ayan pada diri anda. Pola makan yang buruk mengakibatkan penyakit bermunculan. Tidak terkecuali pada anda yang menjadi penderita penyakit epilepsi. Ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari untuk menjaga agar penyakit ayan atau epilepsi anda tidak kambuh dan ada juga beberapa makanan yang baik untuk dikonsumsi oleh penderita penyakit epilepsi.

Beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari oleh penderita epilepsi

  • Sebaiknya penderita penyakit epilepsi menghindari makanan yang mengandung gula refinasi (selai, minuman kaleng, es krim, permen, kue dll) karena konsentrasi gula yang tinggi dapat membahayakan orang dengan epilepsi.
  • Buah kering yang sangat manis (mangga kering dll)
  • Makanan yang terlalu asin (misalnya snack dll)
  • Makanan yang terbuat dari tepung refinasi (misalnya tepung terigu putih, tepung beras putih dll).

Pada penyakit epilepsi ini bukanlah jenis penyakit yang menular, karena penyakit ini sendiri bukan penyakit yang disebabkan oleh serangan virus atau bakteri. Penyakit epilepsi atau penyakit ayan bisa menyerang siapapun, meski dari riwayat keluarga, tidak pernah satupun mengalami penyakit epilepsi. Ada beberapa sebab khusus terjadinya penyebab epilepsi, antara lain :

1. Karena seseorang menderita penyakit tumor otak atau stroke, khususnya yang terjadi pada usia belia (anak – anak).
2. Kesalahan yang terjadi pada saat dalam proses persalinan juga merupakan penyebab dari munculnya gejala sakit ayan, sehingga terjadi kelainan pada bayi, menyebabkan bayi kurang mendapatkan oksigen ke otak.

3. Terjadinya kerusakan otak janin saat di kandungan disebabkan ibu janin mengkonsumsi obat – obatan tertentu atau minum – minuman alkohol, atau mengalami infeksi.

4. Pernah mengalami cidera kepala, hingga menyebabkan gangguan sistem syaraf otak.

5. Terjadi peradangan otak dan lain sebagainya.

Gejala Sakit Ayan

Posted in Penyakit Ayan | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment