Penyakit Epilepsi Ayan

Penyakit epilepsi ayan sering juga disebut penyakit sawan. Penyakit ini merupakan penyakit dipusat sususnan saraf yang timbulnya secara berkala dan ditandai di pusat susuan saraf yang timbulnya secara berkala dan ditandai dengan kejang-kejang atau pingsan. Gerak gerik si penderita kelihatan tidak stabil. Kekejangan syaraf atau epilepsia dikarenakan keracunan pada susunan saraf serta kekurangan zat-zat yang dibutuhkan. Walau agak jarang, epilepsia bisa terjadi karena adanya cacing-cacing di ususu besar.

Dalam sejarah kejadiannya, penyakit epilepsi ayan  seringkali merupakan serangan kambuhan tanpa diawali oleh faktor emosi. Serangan biasanya terjadi mendadak. Pada serangan mendadak yang tergolong serangan hebat, penderita kehilangan kesadaran setelah mengeluarkan teriakan keras, jatuh ke tanah dan kejang otot, biji mata terbelalak diselingi kejang kaki dan tangan, wajah lebam-biru, tidak dapat menahan kecing, dan menggigit ujung lidah. Serangan ini berlangsung beberapa menit dan sesudahnya jatuh tertidur sampai penderita terbangun sendiri  tanpa dapat mengingat apa yang baru dialami. Pada serangan yang ringan, penderita juga kehilangan kesadarannya namun tidak disertai kejang-kejang dan terjadi beberapa saat. Setelah sadar matanya segera berkedip dan seolah memandang sesuatu yang jauh atau merenung, sering apa yang dipegangnya jatuh tanpa diketahuinya. Epilepsi dapat disebabkan gangguan atau luka pada otak besar (cerebrum) yang mengakibatkan wajah ataupun alat gerak atas dan bawah terasa kaku, meskipun tidak kehilangan kesadaran. Tindakan darurat perlu diambil bila penderita  tidak dapat segera dikurangi penyakitnya karena penderita tetap dianggap dalam status epilepticus (masih dalam keadaan terkena ayan).

Kebanyakan kasus penyakit epilepsi ayan tidak diketahui penyebabnya. Beberapa faktor dimungkinkan dapat mengakibatkan ayan adalah tumor otak , infeksi selaput otak, luka kecelakaan dan penyakit darah pada otak. Perawatan dan pengobatannya ditujukan untuk menghilangkan penyebabnya (jika diketahui).

Gejala dan tanda-tanda penyakit epilepsy ayan adalah :

  • Penderita mengalami kehilangan kesadaran dan kejang-kejang.
  • Keadaan tidak sadar hanya dalam waktu yang singkat. Setelah itu, penderita segera mencapai kesadaran kembali.
  • Sukar bernapas, mata kebiruan, dan keluar busa dari mulut.
  • Setelah sadar , penderita mengalami sakit kepala dan nyeri otot.

Perawatan penyakit epielepsi ayan adalah :

  • Hindarkan penderita dari berbagai ketegangan saraf
  • Selama serangan (kejang) longgarkan pakaian terutama bagian leher
  • Ssisipkan kain bersih (sapu tangan) yang telah digulung diantara kedua belah gigi agar lidah penderita tidak tergigit ketika serangan berlangsung.
  • Usahakan agar penderita  mendapat udara segar dan berjemur di pagi hari.
  • Hindarkan dari pekerjaan yang dapat membahayakan diri seperti menyetir mobil, berenang tanpa didampingi, serta pekerjaan yang menggunakan api atau mesin yang bergerak.

Pengoabatan herbal yang dapat dilakukan adalah dengan ramuan dibawah ini :

Resep 1

Bahan :

  • 30 g akar segar  baru china (daun hia)
  • 15 g jahe segar
  • 15 g tumbuhan kembang cokelat segar
  • Gula arena tau gula batu secukupnya

Cara meramu :

  •  Cuci bersuh semua bahan, rebus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc lalu saring
  • Minum 2 kali sehari

 

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pengobatan Alternatif Penyakit Ayan

Penyakit epilepsi merupakan penyakit yang terjadi karena kejang-kejang berulang dan penyebabnya adalah kelainan saraf di otak. Penyakit ini bukan penyakit keturunan walaupun salah satu faktornya adalah genetik. Penyakit ini juga tidak ada hubungannya dengan kekuatan roh jahat dan ilmu supranatural.

Penyakit ayan biasanya disebabkan karena pernah mengalami cedera di kepala, tumor di otak, pernah mengalami stroke, mengonsumsi alkohol, dan hal lain yang berhubungan dengan neuron. Bahkan penyakit ayan bisa disebabkan oleh faktor genetik, namun penyakit ayan bukan merupakan penyakit keturunan.

Alkohol menjadi penyebab ayan bukan pada saat meminum alkohol. Namun sifatnya dilihat dari segi intensitas, kadar dan efeknya. Pengonsumsian alkohol dalam jumlah tinggi, berlebih dan sering, bisa memicu kerusakan sistem otak manusia.
Sifat alkohol yang keras bisa memicu rusaknya sel otak yang dapat menyebabkan keruskaan otak. Akhirnya seseotang tersebut bisa menderita penyakit syaraf. Untuk mendiagnosis kerusakan otak yaitu dengan menggunakan alat bantu.

Berikut beberapa tindakan yang harus Anda lakukan jika terjadi serangan :

  • Miringkan kepala, Miringkan kepala penderita ke arah samping untuk mencegah tersumbatnya saluran pernapasan.
  • Tetap tenang, Saat melihat seseorang terserang epilepsi, hindari bersikap panik. Cobalah untuk tetap tenang. Hal ini akan jauh lebih membantu dan Anda bisa berpikir lebih untuk bertindak lebih tepat.
  • Bawa ke tempat yang lebih aman, Bawalah penderita ke tempat yang lebih aman, teduh dan tenang bila serangan telah selesai. Penderita biasanya masih bingung dan belum mengetahui apa yang terjadi.
  • Jangan berikan minuman, Jangan meletakan sesuatu seperti sendok di mulut seseorang yang terserang epilepsi, termasuk memberi minuman. Jangan juga mencoba menghentikan serangan dengan menahan atau menggoncang.
  • Periksa ke dokter, Segera ke rumah sakit bila hal ini merupakan serangan pertama atau jika serangan dianggap berbeda atau lebih lama dari bentuk serangan sebelumnya.

 

 

Posted in Penyakit Ayan | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pengobatan Penyakit Ayan

Penyakit ayan terkadang kambuh di saat yang tidak bisa diprediksi. Penyakit syaraf ini termasuk penyakit syaraf menahun. Meski termasuk penyakit syaraf menahun, bukan berarti tidak bisa diobati. Penanganan yang tepat adalah mengembalikan fungsi sel otak sebagaimana mestinya.  Sampai saat ini belum ada obat, serum, maupun vaksin yang dapat menyembuhkan penyakit epilepsi ini secara medis.

Gejala yang biasa ditimbulkan jika akan mengalami serangan adalah kepala pusing, pendengaran tidak sempurna, pandangan kabur menjadi kunang-kunang, jatuh secara tiba-tiba disertai dengan jeritan, kejang-kejang dan kadang pasien suka menggigit lidahnya.

Penyebab dari penyakit epilepsi atau ayan itu sendiri adalah dikarenakan kelainnan saraf yang terjadi di otak, misalnya sewaktu proses kelahiran, faktor penyakit tumor otak, faktor penyakit berbahaya lainnya, dll.

Namun dalam pengobatan penyakit epilepsi terdapat 4 jenis pengobatan yakni :

  • yang paling umum adalah pemberian obat anti-epilepsi, kemudian dioperasi (eksisi fokus eliptikus),
  • terapi untuk menghilangkan faktor-faktor penyebab penyakit epilepsi dan regulasi aktivitas fisik dan mental dengan tidak stres dan terlalu lelah.
  • Untuk obat-obatan anti-epilepsi sejauh ini memang bisa mengandalkan kadar terjadinya kejang pada penderita penyakit epilepsi. Namun pengobatan penggunaan obat anti-epilepsi tersebut haruslah sesuai saran dokter. Sebagai catatan ketika memang sudah disarankan untuk mengonsumsi obat anti-epilepsi maka tidak boleh sembarangan mengehntikannya karena malah menyebabkan peningkatan penyakit epilepsi.
  • Sebaiknya untuk penderita ayan atau epilepsi tidak diperbolehkan mengonsumsi otak, jeroan, lemak dan telur.
Posted in Penyakit Ayan | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pencegahan Penyakit Ayan

Epilepsi adalah penyakit yang tidak menular, bukan penyakit keturunan, dan tidak identik dengan orang yang mengalami cacat mental atau keterbelakangan mental. Banyak penderita epilepsi yang menderiya epilepsi tanpa mereka mengetahui penyebab pastinnya.

Penyakit ini ditandai dengan kejang-kejang yang berulang. Biasanya penyakit ini disebabkan oleh adanya gangguan otak pada saat proses kelahiran, tapi bukan hanya itu saja penyebabnya, faktor lain juga dapat menyebabkan seseorang mengalami ayan atau epilepsi diantaranya adalah karena faktor luka pada masa kehamilan, adanya tumor di otak, mengalami cedera di kepala, perubahan kimia di dalam otak, kemudian faktor lingkungan juga bisa menyebabkan seseorang mengalami ayan atau epilepsi.

Untuk usaha dalam mengurangi timbul serangan ayan dan memperkecil bahaya-bahaya bagi penderita ayan adalah antara lain:

  1. Hendaknya si penderita menjaga dalam kehidupan sehari-hari, badan dan fikirannya jangan terlampau berat dalam bekerja agar tidak menjadi penat. Jangan diperbolehkan si penderita minum minuman keras, kopi atau teh yang pekat dan jangan terlalu banyak makan daging. Si penderita seharusnya harus banyak memakan sayur-sayuran dan cukup istirahat serta usahakan dapat buang air besar dengan teratur.
  2. Si penderita jangan di perbolehkan melakukan sesuatu perbuatan yang sekiranya dapat membahayakan dirinya seperti memanjat pohon atau tangga, meniti jembatan sempit, berdiri dipinggir sungai atau kolam ataupun api, berenang, bersepeda, berjalan sendiri di jalan besar dan berdiri di dekat mesin yang sedang berputar dan lain sebagainya. Karena itu semua, membahayakan si penderita apabila ayan sedang kambuh.
  3. Jika tampak tanda-tanda bahwa si penderita akan terserang ayan, maka suruhlah ia menelan 1 atau 2 sendok teh garam dan menghirup bau bawang putih yang sudah ditumbuk halus. Dan juga kaki dan tangannya bisa juga diikat dengan erat, boleh pakai kain atau tali yang besar. Dengan cara demikian, biasanya serangan ayan dapat dihindarkan.
  4. Apabila si penderita sudah jatuh pingsan, hendaklah dibaringkan terlentang dan pakaiannya agak dilonggarkan, jika perlu disela-sela gigi atas dan bawah dimasuki kain bersih yang sudah dilipat atau sendok, untuk menghindari lidah tergigit dan biarkan sampai ia sadar kembali.

 

Posted in Penyakit Ayan | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Ayan Epilepsi

Tidak banyak yang tahu jika epilepsi atau yang lebih banyak dikenal masyarakat dengan istilah ayan merupakan penyakit syaraf manusia. Ayan yang merupakan penyakit syaraf tahunan yang timbul karena serangan berulang-ulang.

Pada penderita syaraf manusia jenis ini, jutaan sel saraf (neuron) yang terdapat dalam tubuh mempunyai tugas untuk mengkoordinasikan seluruh aktivitas manusia. Pada penderita syaraf ini, sinyal-sinyal yang berhubungan dengan perasaan, penglihatan,berpikir dan bergerak tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Umumnya penyakit epilepsi atau ayan mungkin disebabkan oleh kerusakan otak dalam proses kelahiran, luka di kepala, stroke, tumor otak, alkohol. Kadang-kadang ayan mungkin juga karena genetika, tapi ayan bukan penyakit keturunan. Namun untuk penyebab pastinya belum diketahui sampai saat ini.

Yang harus dilakukan jika disekitar anda ada orang yang mengalami serangan epilepsi yang disertai kehilangan kesadaran adalah :

  • Segera amankan penderita dari benda berbahaya, kemudian Rebahkan dengan kepala miring ke samping
  • Longgarkan baju agar tidak menutupi jalan pernafasan dan jangan memasukkan benda keras kedalam mulutnya.
  • Biarkan Penderita Penyakit Epilepsi atau Ayan beristirahat dengan nyaman. Jika penderita terluka atau terjadi serangan susulan terus menerus segera bawa ke dokter terdekat.
Posted in Penyakit Ayan | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Penyakit Ayan

Epilepsi adalah penyakit yang disebabkan oleh kelainan saraf pada otak yang belum diketahu pasti penyebabnya. Namun beberapa hal di anggap menjadi penyebab secara tidak langsung untuk penyakit yang satu ini. Salah satunya adalah faktor cedera pada kepala saat mengalami kecelakaan. Penyakit tumor otak, dan beberapa penyakit berbahaya lainnya .

Untuk mengatasi dan mengobati penyakit ayan atau epilepsi ni sendiri diperlukan kerajinan untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat dan teratur pada penderita. Jangan mengkonsumsi minuman beralkohol. Perbanyak makan buah dan sayur serta usahakan untuk selalu membuatnya merasa bahagia karena perasaan bahagia akan membuat kerja otak menjadi rilex dan ringan.

Usahakan untuk menghindarkan penderita dari air (kolam renang, sungai atau laut), api atau tempat ketinggian. Karena jika terjadi serangan ayan secara tiba-tiba akan sangat membahayakan nyawa penderita. Minumlah obat dengan dosis kecil terlebih dulu baru setelah itu meningkat ke dosis yang lebih tinggi agar efek sampingnya tidak terlalu merugikan tubuh.

Posted in Penyakit Ayan | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pertolongan Pertama Penyakit Ayan

Epilepsi atau ayan adalah merupakan gejala kompleks dari banyak gangguan fungsi otak yang dikarakteristikan oleh kejang berulang. Kejang merupakan akibat dari pembebasan listrik yang tidak terkontrol dari sel saraf korteks serebral yang ditandai dengan serangan tiba-tiba , terjadi gangguan kesadaran ringan, aktivitas motorik, dan gangguan fenomena sensori. Epilepsi adalah sindroma otak kronis dengan berbagai macam etiologi dengan ciri-ciri timbulnya serangan paroksismal dan berkala akibat lepas muatan listrik neuron-neuron otak secara berlebihan dengan berbagai manifestasi klinik dan labaratorik.

Melihat seseorang mendapat serangan epilepsi, apalahi jika ini adalah pengalaman pertama anda, adalah pengalaman yang cukup menegangkan. Namun, epileptik tidak akan membahayakan anda.

10 langkah pertolongan pertama yang dapat anda lakukan adalah:

  1. Tetap tenang.
  2. Perhatikanlah sekeliling anda. Apakah orang itu berada di tempat yang berbahaya, misalnya di dekat api, kolam atau tangga? Jika tidak, jangan pindah mereka. Pindahkahlah benda-benda dari sekitar mereka, misalnya meja dan lemari agar tidak jatuh menimpa mereka jika tertabrak.
  3. Catat lamanya serangan. Jika serangan berlangsung selama 5 menit tanpa berhenti, segera panggil ambulans atau siapkan kendaraan untuk mengantarnya ke rumah sakit.
  4. Temani mereka. Jika mereka tidak ambruk, tapi terlihat kosong atau bingung, tuntun mereka menjauh dari bahaya apapun. Berbicaralah dengan tenang.
  5. Jika mereka ambruk, letakkan sesuatu yang lembut dibelakang kepala mereka. Misalnya: bantal atau baju.
  6. Jangan berusaha menahan gerakan kejang mereka. Hal ini justru dapat melukai mereka.
  7. Jangan masukkan apapun ke mulut mereka. Mereka tidak akan mengigit lidah, jangan kawatir.
  8. Periksa kembali waktunya. Jika kejang berlangsung lebih dari 5 menit, panggil ambulans.
  9. Sesudah kejang berhenti, letakkan mereka di posisi pemulihan dan periksa apakah pernafasan mereka kembali normal. Periksa mulut mereka untuk memastikan tidak ada benda yang menghalangi saluran pernafasan, misalnya makanan atau gigi palsu. Jika mereka sulit bernafas, segera panggil ambulans.
  10. Tetap bersama mereka hingga mereka pulih. Jika mereka terluka atau mendapat serangan lanjutan, segera panggil ambulans.

 

Posted in Penyakit Ayan | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pertolongan Pertama Pada Penyakit Ayan

Ayan, atau menurut bahasa medis disebut dengan epilepsi.  Adalah serangan mendadak kepada seseorang dalam bentuk kejang dan kemudian tidak sadarkan diri. Hal ini disebabkan adanya impuls elektrolit yang tidak wajar dalam otaknya, karena sesuatu yang belum bisa terjabarkan. Keadaan ini tentunya membuat orang disekitarnya kaget dan bereaksi menjauh.  Segera berikan pertolongan karena keterlambatan pertolongan dapat berakibat fatal pada penderita.

Terkadang sebelum serangan terjadi, anak dapat merasakan aura sebuah sensasi yang dirasakan setiap sebelum terjadinya kejang. Aura dapat berupa rasa geli di tangan atau/ dan kaki, kram, melihat garis merah, melihat benda metalik, rasa geli di kepala, kepala nyut-nyutan, mata kedutan, merasa ketakutan, seperti ada angin berhembus di telinga, mendengar suara-suara, kepala terasa ringan, mencium bau yang kuat (bermacam-macam bau dari bau bunga hingga bau busuk) dan masih banyak lainnya. Aura tidak dirasakan oleh semua anak yang mengalami epilepsi dan aura dapat berbeda untuk setiap anak. Penderita yang merasakan aura dapat berbeda untuk setiap anak. Penderita yang merasakan aura sebelum kejang dapat memberitahu kepada orang disekitarnya bahwa dirinya akan mengalami kejang.

Hal yang harus dilakukan ketika serangan datang adalah :

  • Tetap tenang dan tidak panik
  • Kendorkan pakaian yang ketat terutama di sekitar leher.
  • Posisikan anak terlentang dengan kepala miring. Bersihkan muntahan atau lendir di mulut atau hidung. Walaupun kemungkinan lidah tergigit, jangan memasukkan sesuatu ke dalam mulut.
  • Observasi bentuk dan lama kejang.
  • Tetap bersama pasien selama kejang.
  • Bawa anak ke dokter atau rumah sakit bila kejang berlangsung 5 menit/lebih atau anak mengalami kejang berulang. Tujuan utama terapi epilepsi adalah tercapainya kualitas hidup optimal untuk anak sesuai dengan perjalanan penyakit epilepsi dan disabilitas fisik maupun mental yang dimilikinya. Untuk tercapainya tujuan tadi diperlukan beberapa upaya, antara lain menghentikan bangkitan, dan mengurangi frekuensi bangkitan tanpa efek samping atau dengan efek samping yang minimal.

 

Posted in Penyakit Ayan | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Sakit Ayan

Soal penyebab penyakit epilepsi memang belum diketahui secara jelas Penyakit epilepsi/ ayan memang bisa terjadi karena faktor genetika namun bukanlah penyakit keturunan. Selain itu, kerusakan otak ketika proses kelahiran, stroke, luka kepala, tumor otak dan pengaruh alkohol merupakan penyebab penyakit epilepsi.

Penyebab penyakit epilepsi ini adalah serangan kejang (konvulsi) dapat ditimbulkan pleh hipoglikemi, eclampsi, meningitis atau encefalitis juga oleh kecelakaan atau luka di otak seperti abses, tumor, atau arteriosklerosis pada orang diatas usia 50 tahun, yang dinding pembuluh otaknya telah mengeras. Konvulsi dapat juga dikarenakan keracunan timah hitan atau obat (petidin). hanya sekitar 20% penderita epilepsi tidak diketahui penyebabnya.

Kebanyakan kasus ayan tidak diketahui penyebabnya. Beberapa factor yang dimungkinkan dapat mengakibatkan ayan adalah tumor otak, infeksi selaput otak, luka kecelakaan, dan penyakit darah pada otak. Perawatan dan pengobatannya ditujukan untuk menghilangkan penyebabnya (jika diketahui).

Banyak cara alternatif atau pengobatan tradisional yang dapat dilakukan untuk mengatasi penyakit ini, salah satunya adalah dengan ramuan dibawah ini :
Daun seruni putih 1/4 genggam, daun kaki kuda 1/3 genggam, daun sembung manis 1/4 genggam, daun poko 1/5 genggam, daun jinten 1/4 genggam, kulit kina 2 jari, gula enau 3 jari. Semua bahan dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Lalu direbus dengan air bersih 5 gelas sampai tinggal kira-kira setengahnya. Sesudah dingin disaring lalu diminum 3 kali sehari 1/2 gelas.Daun seruni putih 1/4 genggam, daun kaki kuda 1/3 genggam, daun sembung manis 1/4 genggam, daun poko 1/5 genggam, daun jinten 1/4 genggam, kulit kina 2 jari, gula enau 3 jari. Semua bahan dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Lalu direbus dengan air bersih 5 gelas sampai tinggal kira-kira setengahnya. Sesudah dingin disaring lalu diminum 3 kali sehari 1/2 gelas.

 

Posted in Penyakit Ayan | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Sakit Ayan

Penyakit epilepsi perlu anda kenali lebih dalam penyebabnya untuk pencegahan. Epilepsi atau ayan ditandai dengan kecenderungan mengalami kejang berulang. Dua persen penduduk dewasa pernah mengalami kejang dan sepertiga kelompok tersebut mengalami epilepsi.

Sebab pasti  dari penyakit ayan untuk sampai saat ini belum dapat diketahui dengan jelas. Sebab utama yang dapat diketahui adalah karena kelainan saraf di otak yang diakibatkan, misalnya tumor otak dan pernah mengalami kecelakaan.


Bila penyakit ini akan kambuh, si penderita biasanya merasa pusing, pandangan berkunang-kunang, alat pendengaran kurang sempurna. Keringat berlebihan dan mulut berbusa, sesaat kemudian jatuh pingsan dan diiringi jeritan, semua urat-uratnya kejang dan lidah sering luka karena tergigit. Sulit bernapas, muka merah atau kebiruan. Biasanya selama terserang ayan, mata tertutup dan akhirnya tertidur pulas lebih dari 15 menit dan lain-lain.

Pengobatan penyakit ayan atau sawan adalah dengan :
Akar senggani 8 jari, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Direbus dengan air bersih 3 gelas hingga tinggal seperempatnya. Sesudah dingin disaring lalu diminum dengan madu sebanyak 3 kali sehari 3/4 gelas.

 

 

Posted in Penyakit Ayan | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment